Berbagai Alasan Bayi 11 Bulan Sulit Makan

10 Aug 2020

Pada saat nya nanti pasti para orang tua yang memiliki bayi yang sudah masuk dalam fase makan selain mengkonsumsi ASI pasti akan mengalami dimana bayi susah makan dan tidak ingin makan makanannya sama sekali.

Hal yang seperti ini sangatlah wajar bagi bayi yang sudah mengenal makanan, seiring berjalannya usia bayi dan memasuki usia 11 bulan si bayi akan sangat memilih dalam makanannya.

Biasanya juga bayi lebih senang mengkonsumsi makanan orang tua nya dan merasa bosan dengan makanannya sendiri.

Bayi 11 bulan sulit makan memang akan menjadi problema yang membuat para orang tua menjadi bingung namun sebagai orang tua harus tetap semangat dan jangan mudah menyerah.


Berbagai Alasan Bayi 11 Bulan Sulit Makan


Pada dasarnya pasti bayi akan mengalami susah makan, misal bila ketika bayi tumbuh gigi, nafsu makan menurun atau memang kemungkinan bayi memang susah makan.

Supaya hal ini tidak menjadi beban pikiran para orang tua, berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan bayi 11 bulan sulit makan.


Sariawan

Bila bayi mengalami kondisi ini maka keadaan di dalam mulut si kecil akan sangat terasa perih sehingga membuat si kecil tidak ingin makan.

Ciri dari si kecil yang mengalami sariawan yaitu ada sebuah bulatan berwarna kuning atau putih di bagian dalam area bibir, area mulut dan area gusi.

Kondisi ini dapat terjadi pada bayi berusia 11 bulan karena bagi bayi berusia 10 bulan ke bawah akan sangat jarang terjadi.

Penyebab dari terjadinya sariawan pada bayi ini termasuk dalam cedera atau luka pada mulut akibat dari kena gigitan, kekurangan asupan cairan, alergi terhadap makanan, kekurangan vitamin ataupun faktor dari keturunan.

Dalam meredakan sariawan pada bayi ini dapat dengan mengkompres sariawan menggunakan es batu agar dapat mambantu meredakan rasa nyeri. Selain itu juga dapat dengan menggunakan sebuah larutan yang terdiri dari air, garam dan soda kue.

Cara mengobatinya pun cukup gampang hanya dengan semua bahan tersebut tadi dijadikan jadi satu lalu celupkan kapas pada larutan dan tempelkan pada luka sariawan, cara ini dapat dilakukan sebanyak tiga sampai empat kali dalam satu hari.



Refluks Gastroesofagus (GERD)

Keadaan kondisi bayi yang mengalami ini membuat bayi mengeluarkan isi lambungnya, walau begitu GERD ini berbeda dengan muntah biasa.

Ciri dari bayi yang mengalami keadaan refluks gastroesofagus atau GERD ini yaitu bayi akan menangis, bayi akan rewel, bayi mengalami lesu, bahkan bisa saja sampai bayi mengalami sulit tidur.

Keadaan ini bisa juga bersamaan dengan esofagitis atau sering disebut dengan peradangan pada dinding esofagus dan bisa juga tidak bersamaan dengan esofagitis.

Esofagitis ini dapat membuat bayi merasa sakit ketika menelan sehingga membuat bayi menjadi memilih untuk tidak makan. Untuk mengatasi bayi 11 bulan sulit makan karena kondisi ini mungkin dengan menjaga posisi bayi agar tetap tegak setelah sehabis makan sekitar selama tiga puluh menit.

Hindari juga memberikan makanan ke si kecil dengan porsi yang banyak, jauhkan si kecil dari asap rokok jangan lupa.

Bila orang tua sudah melakukan cara tersebut namun masih juga tidak efektif bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Menolak Makanan Baru

Bayi pasti akan merasa asing dengan tekstur dan rasa makanan yang baru di kenalkan oleh nya, dengan begitu membuat bayi menjadi menolak untuk mengkonsumsi makanan yang asing tersebut.

Sebaiknya si kecil diberikan makanan yang tidak berbeda jauh dari makanan yang sebelumnya ia konsumsi atau makanan yang sering dikonsumsinya.

Sebagai contoh bila si kecil menyukai bubur wortel maka coba perkenalkan si kecil dengan makanan lain seperti bubur ubi manis.

Tampilan dan juga tekstur dari bubur ini mirip sehingga dapat membantu bayi dalam berkenalan dengan makanan barunya.

Ketika memperkenalkan makanan baru ke bayi sebaiknya berikan dalam porsi yang kecil dan sedikit demi sedikit.

Bila si kecil menolak makanannya jangan dipaksa, orang tua dapat memperkenalkan makanan baru di lain waktu lagi.