Bintik Merah Setelah Demam Pada Balita

19 Aug 2020

Para orang tua pasti sangat lelah dalam menghadapi demam yang sering dialami oleh si kecil terlebih bila si kecil masih berusia balita.

Sebetulnya keadaan ini jangan terlalu cemas karena karena pada dasarnya demam dapat terjadi karena tubuh sedang melawan virus yang menjangkiti dan juga dapat membangun sistem imun tubuh.

Namun akan menjadi berbeda bila muncul bintik merah setelah demam pada balita berakhir. Para ahli kesehatan menjelaskan munculnya bintik merah setelah demam pada balita merupakan sebuah gejala yang umum terjadi pada balita.


Penyakit Yang Mungkin Muncul Bintik Merah Setelah Demam Pada Balita

Berikut beberapa jenis penyakit yang mungkin dapat memunculkan bintik merah setelah demam pada balita:


1.Roseola Infantum

Penyakit roseola infantum gejala umumnya terjadi pada anak yang berusia di bawah dua tahun dan biasanya akan dimulai dengan gejala demam tinggi antara 38.8° C sampai 40.5° C sekitar selama tiga sampai tujuh hari.

Demam yang terjadi juga tidak jarang akan disertai dengan hilangnya nafsu makan, terjadi diare, batuk dan juga menjadi ingusan. Ketika demam yang terjadi pada balita telah berhenti, maka biasanya bintik merah akan mulai muncul di beberapa bagian seperti bagian perut, bagian punggung dan bagian dada.

Bintik bintik merah ini akan mulai terlihat dua belas atau dua puluh jam setelah demam berakhir. Tak perlu untuk dikhawatirkan karena dalam dua puluh empat jam setelah demam berakhir gejala yang dialami oleh si kecil tidak akan menular dan dapat kembali lagi ke sekolah.

Di sisi lainnya tidak ada perawatan yang dapat mengatasi penyakit roseola infantum ini karena kondisi ini sangat umum terjadi pada balita. Namun bila gejala penyakit roseola infantum ini tidak berhenti dan lalu diikuti dengan gejala kejang dan demam tinggi sebaiknya segera membawa si kecil ke dokter anak untuk di periksa lebih lanjut.


2.Infeksi Hand Foot And Mouth Disease (HFMD)

Infeksi ini biasanya juga disebut dengan flu singapur dimana gejala awalnya akan dimulai dengan sakit demam, sakit tenggorokan dan juga mengalami kehilangan nafsu makan. Beberapa hari terjadi demam dan rasa sakit tenggorokan akan mulai merambat di daerah mulut.

Di saat ini lah bintik bintik merah akan muncul di bagian telapak tangan serta bagian telapak kaki anak. Ketika kasus nya parah, bintik merah ini dapat menyebar sampai ke daerah pundak, daerah pantat dan bisa sampai ke daerah kelamin.

Seperti dengan penyakit roseola, infeksi HFMD ini juga tidak memiliki obat khusus karena biasanya penyakit infeksi ini dapat sembuh dengan sendirinya dan dalam waktu kurang dari satu minggu.

Bila ingin meredakan gejala dan mengurangi rasa sakit yang diakibatkan dari infeksi HFMD ini maka dapat menggunakan obat pereda rasa sakit atau menggunakan semprotan mulut.


2.Penyakit Kelima Atau Fifth Disease / Parvovirus B19

Penyakit selanjutnya ini sering disebut oleh para orang tua dengan istilah penyakit tamparan karena bercak yang muncul di area pipi ini benar benar terlihat jelas merahnya seperti habis terkena tamparan.

Sama dengan dua penyakit sebelumnya, penyakit ini juga merupakan sebuah infeksi ringan yang umum terjadi pada balita. Penyakit ini juga biasanya akan dimulai dengan gejala flu serta demam ringan. Setelah memasuki hari ke tujuh dan hari ke sepuluh bercak yang berbentuk seperti tamparan di pipi ini akan mulai muncul.

Bintik merah juga dapat menyebar hingga ke bagian seluruh bagian tubuh. Pada beberapa anak penyakit ini juga dapat berkembang serta berhenti tanpa meninggalkan bekas. Namun juga akan sangat berbahaya bagi para ibu hamil karena dapat berpotensi menularkan kepada bayi yang sedang dikandung oleh ibu hamil tersebut.


3.Kapan Harus Khawatir Terhadap Bintik Merah Setelah Demam Pada Balita

Ada banyak kasus dema yang akan disertai dengan bintik-bintik merah dan dapat diobati di rumah. Namun bila sudah mengalami beberapa gejala lebih baik segera hubungi dokter anak anda. Berikut beberapa gejalanya:

· Mengalami sakit tenggorokan

· Mengalami demam dengan suhu tubuh melebihi 38.8° C selama 24 jam

· Mengalami demam dengan suhu tubuh yang mendektai hampir 40° C