Cara Melatih Anak Berjalan Usia 1 Tahun

11 Aug 2020

Melihat langsung perkembangan si kecil memang merupakan sebuah momen yang akan sangat membahagiakan bagi para orang tua. Secara berharap, koordinasi dan kekuatan otot si kecil akan mengalami sebuah peningkatan selama tahun pertamanya.

Sebelum si kecil dapat berjalan, si kecil akan mengalami beberapa tahap seperti si kecil mulai belajar duduk, si kecil belajar merangkak, si kecil belajar berdiri dan sampai akhirnya si kecil pun dapat berjalan sendiri.

Namun perlu untuk diketahui bila pada dasarnya perkembangan setiap anak itu akan berbeda-beda termasuk didalam kemampuan belajar berjalannya. Lalu bagaimana bila anak belum mampu berjalan ketika usia sudah memasuki 1 tahun?

Apakah normal? Jawabannya ialah normal karena mungkin si kecil mengalami keterlambatan berjalan karena kurang menerima stimulasi. Maka dari itu berikut akan kami jelaskana bagaimana cara melatih anak berjalan usia 1 tahun.

1. Sesekali Memposisikan Anak Tengkurap

Posisi tengkurap merupakan salah satu faktor yang dapat merangsang si kecil untuk dapat cepat berjalan. Posisi tengkurap memilki banyak manfaat seperti dapat melatih otot tangan, melatih otot leher dan juga melatih otot punggung. Dengan adanya kekuatan otot punggung ini dapat membantu mempengaruhi kekuatan anak untuk berjalan.


2.  Anak Harus Sudah Dapat Merangkak

Sebelum mengajari anak belajar berjalan pastikan bila si kecil sudah dapat melakukan merangkak. Keterampilan dalam merangkak ini sangat penting dimana berarti bila si kecil sudah dapat melakukan merangkak maka otot-otot kaki, otot punggung, otot tangan dan juga otot leher sudah mulai kuat dengan begitu pertanda si kecil sudah siap untuk berjalan. Syaraf motorik si kecil akan semakin berkembang dan terangsang secara otomatis untuk berjalan.


3.  Mengajari Anak Berdiri Tegak

Cara melatih anak yang berusia 1 tahun ialah dengan mengajari si kecil untuk berdiri tegak. Teknik seperti ini dapat dilakukan saat usia bayi sudah memasuki usia 9 bulan. Orang tua dapat membantu si kecil berdiri di dalam tempat tidurnya sambal membiarkan si kecil berpegangan pada sisi-sisi tempat tidur. Lakukan cara ini secara rutin namun juga jangan sampai terlalu memaksakan si kecil, sebaiknya juga untuk memperhatikan kondisi kaki si kecil ketika sedang berdiri apakah masih menekuk atau tidak, bila si kecil sudah dapat berdiri tegak dan telapak kaki menempel sempurna maka si kecil sudah dapat ditatih dilantai.


4.  Menitah Atau Menatih Anak

Salah satu melatih anak berjalan usia 1 tahun yaitu dengan menatih, caranya ialah dengan memegangi kedua tangan si kecil lalu mengajaknya melangkahkan kaki secara perlahan. Lakukan cara ini setiap hari hingga si kecil sudah cukup kuat untuk menegakkan kakinya sendiri setelah itu baru si kecil dapat dilepaskan untuk berjalan sendiri. Tetapi tetap perlu harus di awasi pergerakan si kecil karena untuk menjaga dari hal yang tak diinginkan.


5. Jangan Membatasi Ruang Gerak Anak

Pada dasarnya seorang anak kecil akan cenderung hiperaktif, bergerak sesuka hati, membongkar mainan dan berkeliling rumah. Bila si kecil melakukan hal ini janganlah terlalu dikekang, karena dengan si kecil yang sering dibiarkan merangkak di dalam rumah dapat membuat si kecil untuk mencoba berdiri sambil memegang meja ataupun kursi. Dengan begitu nanti lama kelamaan si kecil akan berjalan dengan lancar.


6. Menyediakan Pegangan

Ketika si kecil sudah mulai dapat berdiri maka si kecil akan melangkah secara perlahan walaupun nantinya si kecil mungkin akan terjatuh dalam latihan berjalannya. Nah untuk mengurangi cedera pada si kecil orang tua dapat membantu melalui pegangan,misalnya bunda menyiapkan meja, kursi atau membiarkan si kecil untuk memegangi pergelangan tangan si bunda.


7. Jangan Terlalu Sering Menggendong Anak

Ketika si kecil sudah memasuki usia 6 bulan sebaiknya si kecil jangan terlalu untuk sering digendong. Karena bila si kecil sering digendong maka otot kaki si kecil menjadi kurang terlatih. Maka dari itu lebih baik biarkan si kecil bermain di lantai atau di kasur dan dapat membuat si kecil menjadi bebas bereksplorasi disekitarnya. Namun orang tua juga tetap harus mengawasi sekeliling dan jauhkan dari benda tajam dan lantai licin.