Seperti Ini Cara Mengompres Anak Demam

11 Jun 2020


Demam adalah salah satu gejala yang sangat umum terjadi, bahkan hampir setiap orang pasti pernah mengalami demam. Gejala ini juga telah diketahui sejak berabad-abad tahun lalu. Jadi tak heran jika penanganan demam pun telah menjadi tradisi yang diwariskan secara turun temurun. Mungkin cara yang biasa Anda gunakan saat anak demam adalah dengan melakukan pengompresan.

Demam merupakan bagian dari respon tubuh dalam mengatasi sebuah penyakit. Pada saat demam badan sedang berusaha dalam mengatasi sebuah penyakit. Banyak sekali penyakit yang diawali dengan gejala demam seperti demam berdarah, rubella, campak, batuk pilek dalam berbagai tingkat, dan masih banyak lagi lainnya.

Meskipun terkesan jadul tetapi mengompres saat demam terbilang cukup efektif, terlebih bila dalam keadaan yang mendesak seperti si kecil yang demam di tengah malam. Sayangnya banyak orang tua yang tak berhasil menurunkan demam anak dengan cara mengompres. Bukannya turun malah demam semakin naik. Apa yang salah? Daripada Anda semakin penasaran, langsung saja simak informasinya berikut ini.


Penyebab Tubuh Anak Demam

Deman ditandai dengan suhu tubuh yang tinggi, badan menggigil atau berkeringat, nyeri otot, sakit kepala, dan lemas. Pada bayi dan anak-anak, demam biasanya muncul ketika suhu tubuh lebih dari 37 deraj Celcius. Sementara pada orang dewasa, demam akan muncul ketika suhu tubuhnya mencapai kira-kira 38 hingga 39 derajat Celcius.

Demam biasanya bila ada infeksi dalam tubuh yang disebabkan karena virus atau bakteri. Biasayan virus dan bakteri akan berkembang biak dengan sangat cepat dalam tubuh saat suhunya mencapai 37 derajat Celcius. Untuk mempertahankan diri dan mencegah perkembang biakan tersebut, suhu tubuh pun akan terus meningkat. Maka dari itu, demam menandakan bahwa tubuh sedang melawan infeksi.

Pada umumnya penyakit yang menyebabkan munculnya demam seperti flu, radang paru, radang tenggorokan, sinusitis, dan juga infeksi saluran kencing. Ada beberapa penyakit bahaya yang dapat mengakibatkan demam yaitu demam berdarah, radang selaput otak, malaria, dan HIV. Sementara demam ketika muncul pada anak biasanya setelah menjalanai imunisasi atau gigi anak yang tumbuh.


Kompres dengan Air Hangat atau Dingin?

Anda harus hati-hati jika akan memberikan kompres penurun demam pada anak. Anda mengompres Anak demam dengan menggunakan es batu yang dibungkus kain atau kain yang telah dicelupkan dalam air? Cara tersebut merupakan cara yang salah. Dokter dan tenaga kesehatan di dunia tak menganjurkan untuk mengompres dingin pada anak yang sedang demam. Lalu bagaimana cara yang benar?

Saat anak demam, tubuh akan menjadi panasa karena merupakan rekasi alamiah yang butuhkan tubuh dalam mempertahankan diri. Bila menempelkan kompres dingin, justru tubuh akan menerjemahkannya sebagai ancaman proses melawan infeksi. Sehingga suhu tubuh akan semakin meningkat dan demam akan semakin parah. Selain itu, kompres dingin akan berisiko merunkan suhu tubuh dengan tiba-tiba sehingga badan menjadi menggigil.

Bila demam anak cukup tinggi dan anak menjadi sulit tidur maka sebaiknya Anda membantu dengan mengompres hangat. Akan tetapi pastikan bahwa suhunya tak terlalu panas. Kain yang dibasahi dengan air hanta akan cukup membantu mengendalikan demam anak. Kompres hangat akan memicu produksi keringat sehingga suhu tubuh akan turun secara alamiah. Selain itu, kompres hangat akan melancarkan aliran darah.


Bagian Tubuh yang Seharusnya di Kompres

Cara mengompres demam yang biasanya dilakukan selama ini adalah meletakkannya pada kening. Apakah Anda termasuk? Perlu Anda ketahui bahwa kompres untuk menurunkan suhu tubuh yang efekstif adalah dengan meletakannya pada daerah lipatan seperti paha dan ketiak. Kepala kurang efektif karena terhalang oleh tulang tengkorak. Jadi yang paling efekstif adalah pada lipatan-lipatan pembuluh darah besar.

Bukan tanpa alasan pengompresan dilakukan pada lipatan-lipatan tersebut dan bukan pada kening, melainkan karena disitu pembuluh darah lewat maka akan terjadi penguapan sehingga panas akan keluar melalui pori-pori tubuh. Hal yang harus Anda perhatikan lagi ketika anak demam adalah jangan pernah menyelimutinya, karena tindakan tersebut justru akan meningkatka suhu tubuh anak.

Perlu Anda ketahui bahwa kompres bukan merupakan metode yang dianjurkan dokter untuk menurunkan suhu tubuh. Kompres hanya akan membantu tubuh merasa lebih nyaman saat demam menyerang. Cara terbaik untuk menurunkan demam yaitu dengan mengobati penyebab dari penyakit itu sendiri. Maka untuk mengetahui penyebab penyakitnya sebaiknya Anda mengkonsultasikan dengan dokter jika anak terserang demam.

Demikianlah informasi cara mengompres anak demam dengan benar. Perlu Anda ketahui jika cara Anda mengompres anak demam salah, maka bukan suhunya turun melainkan akan semakin tinggi. Oleh karena itu, perhatikan cara-cara diatas untuk bisa membuat nyaman tubuh saat demam pada anak. Semoga informasi yang telah disebutkan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda.