Cara Meredakan Batuk Anak

29 Jul 2020

Ketika si kecil sedang mengalami batuk maka para orang tua tidak disarankan untuk langsung memberikan si kecil obat batuk.

Hal ini terjadi karena obat batuk dapat berisiko menyebabkan efek samping pada bayi. Karena dapat diberikan selain dengan menggunakan obat-obatan dan dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan akan lebih aman untuk si kecil.

Batuk sendiri merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan kotoran, kuman dan juga virus yang berada di saluran pernafasan.

Maka dari itu batuk yang di alami bayi sebenarnya bukanlah suatu kondisi yang berbahaya.

Namun akan tetapi ketika si kecil menjadi lebih rewel serta sulit untuk beristirahat dapat membuat para orang tua menjadi merasa khawatir dan ingin segera membantu meredakan batuk yang dirasakan oleh si kecil.


Gejala Dan Jenis Batuk Pada Anak


Ketika si kecil terserang batuk, si kecil biasanya juga akan mengalami gejala lain seperti demam, hidung tersumbat , nafsu makan menurun dan mata merah.

Sebelum mencari cara meredakan batuk anak sebaik nya para orang tua mengetahui gejala dan jenis batuk pada anak.

Pada umumnya batuk yang di derita oleh anak dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu:


Batuk Kering

Jenis batuk kering ini tidak mengeluarkan dahak dan dapat menjadi pertanda bahwa anak menderita pilek, flu, alergi, batuk rejan, ISPA dan croup.

Batuk Berdahak

Batuk berdahak yang di derita oleh anak akan disertai dengan sesak nafas dan mengi yang menjadi tanda bahwa si kecil sedang menderita penyakit pada saluran pernafasan seperti asma, bronkitis, ISPA dan pneumonia.


Penyebab Batuk Anak

Pada dasar nya batuk yang terjadi pada anak merupakan sebuah tanda bahwa tubuh anak sedang berusaha menyingkirkan iritasi, lendir atau punbenda asing yang ada di dalam tubuh.

Berikut beberapa penyebab batuk yang umum terjadi pada anak di antaranya sebagai berikut:


1. Infeksi

Pilek atau pun flu dapat menyebabkan anak batuk dalam waktu yang cukup lama. Pilek atau flu sendiri memiliki beberapa tingkatan dari tingkatan yang ringan hingga tingkatan yang sedang.

Suara batuk juga dapat berbeda tergantung dari jenis nya, ada yang batuk berdahak dan ada juga batuk kering. Ketika malam hari suara batuk akan semakin keras dan diiringi nafas anak yang berbunyi.


2. Asma

Anak yang batuk karena asma dapat semakin memburuk di malam hari. Selain itu batuk juga dapat muncul ketika anak bermain atau pun melakukan aktivitas fisik.

Cara mengatasi batuk pada anak karena asma sebaiknya dengan menghindari pemicu terjadinya alergi. Seperti menggunakan masker untuk menghindari asap atau polusi, tidak menggunakan parfum dan lain sebagainya.


3. Alergi Atau Sinusitis

Anak yang batuk karena alergi dapat dilihat dari tanda tanda seperti tenggorokan gatal, pilek, mata berair, ruam dan lain sebagainya.

Bila ingin mengetahui apa pemicu dari alergi anak sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak dan melakukan tes alergi. Dokter anak anda mungkin akan merekomendasikan obat alergi atau suntikan alergi.


4. Penyakit Asam Lambung

Gejala yang sering terjadi ketika anak batuk ialah karena asam lambung, seperti muntah atau meludah, rasa yang tidak nyaman di area mulut, sensasi terbakar di dada, mulas dan lain sebagainya. Cara dalam meredakan batuk anak akibat dari asam lambung ialah sebagai berikut:

- menghindari makanan berlemak, gorengan, makanan pedas dan juga minuman bersoda

- makan minimal dua jam sebelum si kecil tidur

- makan dengan porsi kecil


5. Batuk Rejan

Anak yang mengalami batuk rejan akan ditandai dengan gejala suara batuk yang diiringi dengan suara nafas yang berbunyi berat. Gejala lain dari batuk rejan sendiri meliputi pilek, bersin bersin dan juga demam.

Batuk rejan sendiri dapat menular, namun di zaman saat ini cara meredakan batuk anak cukup diberi imunisasi atau vaksin sebagai pencegahan. Sedangkan untuk mengobati batuk rejan dokter akan merekomendasikan obat antibiotik.


Cara Meredakan Batuk Anak


Batuk pada anak yang disebabkan oleh infeksi virus sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus menggunakan obat obat an.

Namun, batuk pada anak juga akan membuat anak menjadi sulit tidur dan menjadi rewel. Bila anak tampak rewel dan kurang nyaman akibat dari batuk, maka para orang tua dapat melakukan beberapa cara meredakan batuk anak sebagai berikut:


1. Memberikan Air Susu Ibu (ASI)

ASI atau air susu ibu ini mengandung zat pembentuk daya tahan tubuh sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh anak dalam melawan infeksi.

Bukan hanya itu saja, ASI juga baik dalam membantu mengencerkan dahak serta melegakan tenggorokan. Maka dari itu bila si kecil sedang batuk, para ibu yang memberikan ASI dianjurkan untuk memebrikan lebih banyak ASI.


2. Memberikan Uap Hangat

Uap hangat ini berfungsi dalam mengencerkan dahak serta membantu si kecil bernafas lebih lega. Maka dari itu sebagai orang tua dapat membuatkan air hangat dengan suhu agar dapat dihirup oleh si kecil.

Bukan hanya itu saja para orang tua juga dapat mengatasi nya dengan memandikan si kecil dengan air hangat atau menggunakan alat pelembab udara. Saat menggunakan uap hangat pastikan suhu uap tidak terlalu panas sekitar 37,2-38oC.


3. Memberikan Minuman Hangat

Bila usia anak sudah enam bulan maka anda dapat memberikan si kecil air putih hangat.

Namun perlu diingat bila jangan memberikan minuman hangat yang di campur dengan madu, karena madu hanya dapat dikonsumsi untuk si kecil yang sudah berusia di atas satu tahun bila dikonsumsi dibawah satu tahun dapat menyebabkan botulisme pada anak.


4. Anak Harus Istirahat Cukup

Ketika batuk pada anak terjadi sebaiknya anak berisitirahat yang cukup. Lama istirahatnya tergantung dari parah batuk dan seberapa berat gejala yang ada seperti demam atau pilek.

Ketika terserang batuk biasanya anak akan membutuhkan waktu istirahat sekitar dua sampai tiga hari.

Pastikan untuk anak istirahat dirumah dengan tidur yang cukup serta tidak menjalani aktivitas yang dapat memperlambat penyembuhan batuk, lebih baik kurangi aktivitas bermain di luar rumah. Istirahat yang cukup merupakan salah satu kunci penyembuhan batuk.


5. Minum Obat Batuk Khusus Anak

Memberikan obat batuk pada anak harus memperhatikan jenis obat nya, seberapa banyak dosisnya, berapa kali dalam satu hari harus diberikan dan sampai kapan akan harus di konsumsi obat nya.

Dalam memberikan obat batuk untuk anak ini sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Untuk sementara orang tua dapat memberikan obat batuk pada anak yang dapat dibeli di apotek.

Sebelum membeli obat di apotek pilihlah obat batuk yang diformulasikan khsusus untun anak dan sesuai dengan jenis batuk yang diderita oleh anak.

Dengan memilih obat yang tepat dan sesuai dengan penyebab batu anak dapat mempercepat penyembuhan batuk anak.


Selain dengan menggunakan cara meredakan batuk anak yang ada di atas, para orang tua juga disarankan untuk terus memantau perkembangan si kecil selama sakit.

Bila keadaan batuk anak semakin bertambah parah walau sudah menggunakan cara diatas segera periksakan anak ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.