Cara Tepat Memandikan Bayi

22 May 2020

Tidak sedikit orang tua, terutama yang baru memiliki anak pertama pasti kebingungan dengan bagaimana cara memandikan bayi. Hal ini wajar karena struktur tulang bayi yang masih rawan membuat banyak orang tua, memilih menggunakan jasa pengasuh atau profesional lainnya untuk memandikannya.

Hal itu tidak salah dilakukan sebagai antisipasi, tapi sebagai orang tua tentunya setiap orang juga harus bisa memandikan bayi agar bisa mengurus anak sendiri secara mandiri. Meskipun kesannya sulit, namun jika yakin bisa setiap orang tua, terutama ibu pasti memiliki sense tersendiri ketika memandikan bayi.

Hal terpenting sebelum memandikan bayi adalah jangan memandikan bayi, ketika baru saja selesai menyusui atau setelah makan jika bayi sudah mulai makan. Logikanya pada orang dewasa saja tidak akan merasa nyaman kalau mandi setelah makan. Setidaknya, tunggu beberapa menit dulu sampai bayi bisa mencerna seluruh susu atau makanan yang masuk ke sistem pencernaannya, selayaknya dewasa.


Persiapan Sebelum Memandikan Bayi

Sebagai orang tua baru, Anda wajib tahu beberapa hal yang mesti dipersiapkan sebelum memandikan si buah hati. Pertama, pilih tempat dengan permukaan datar untuk melepas pakaian bayi sebelum mandi. Jangan lupa persiapkan handuk dan alas ketika menggantikan pakaian bayi, seperti halnya perlak bayi.

Air untuk memandikan bayi tidak boleh terlalu panas dan juga jangan terlalu dingin, sebisa mungkin adem saja. Anda bisa menggunakan media gayung untuk mengucurkan air ke tubuh bayi atau menggunakan selang supaya proses memandikan jauh lebih sederhana, bergantung adanya apa. Asalkan tidak kelimpungan ketika harus memandikan sendiri tanpa bantuan orang tua atau orang lainnya.

Sedia waslap di samping bayi juga penting untuk menyeka beberapa bagian tubuh yang sulit dijangkau menggunakan handuk. Ada beragam produk sabun bayi yang sebenarnya Anda bisa memilih jenis sabun bayi soap free, supaya kulit bayi tidak kering dan tidak mudah pula mengalami iritasi karena parfumnya.

Terakhir yang mesti dipersiapkan sebelum memandikan bayi adalah popok dan pakaian ganti. Jangan ketika bayi sudah diangkat, Anda baru sibuk mencari popok dan pakaian ganti sebab kasihan bayi harus menunggu lebih lama dalam kondisi tidak berbusana. Salah-salah nanti masuk angin dan kedinginan.


Proses Memandikan Bayi

Sekarang kita masuk ke tahapan memandikan bayi dengan tepat. Anda bisa mempersiapkan air hangat di dalam bak yang disesuaikan dengan ukuran bayi. Suhu air kurang lebih 32 derajat yang cocok untuk memandikan bayi, tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin ketika mengenai kulit si bayi.

Sekarang ini sebenarnya Anda bisa memanfaatkan baby bath tube untuk media memandikan bayi, tapi kalau di rumah masih menggunakan bak mandi, Anda juga bisa membagi tugas untuk dua tangan. Artinya, tangan yang satu untuk memegangi leher dan kepala si bayi, tangan lainnya untuk mengalirkan air, entah itu dari gayung atau dari selang ke tubuh bayi dengan intensitas yang disesuaikan dengan bayi.

Ada beberapa bagian tubuh bayi yang tidak bisa dijangkau hanya dengan siraman air, misal, telinga detailnya, dalam hidung, kelopak mata, ketiak, lempitan dengkul, jari-jari dan sebagainya. Kalau berbagai bagian tubuh ini Anda bisa memanfaatkan kapas yang dibasahi air supaya mengangkat keseluruhan kotoran yang terlempit.

Jika memiliki ilmunya dan memahami cara memijat bayi, Anda bisa melakukan pemijatan tersebut ketika bayi sudah selesai mandi. Melakukan pijatan ringan dan lembut sambil mengoleskan minyak telon akan membuat bayi rileks, selayaknya pada orang dewasa saja. Tapi, jangan asal melakukan pijatan kalau tidak memiliki ilmu yang memadai sebagai ibu.


Manfaat Memandikan Bayi Sendiri

Memandikan bayi itu bukan sekadar membersihkan bayi dari berbagai debu dan kotoran yang bisa datang dari mana saja. Memandikan bayi juga bisa mendatangkan beragam manfaat, baik bagi Anda maupun bagi si kecil. Manfaat pertama yang bisa Anda rasakan sebagai orang tua adalah adanya keterikatan batin yang makin lekat antara Anda dengan bayi ketika skin to skin saat memandikan.

Perihal mahal yang tidak bisa dibeli ketika proses memandikan bayi adalah pengalaman yang bisa jadi hanya terjadi sekali seumur hidup. Ketika memasukkan bayi ke dalam bak atau membiarkan air menyentuh kulit bayi, Anda bisa memerhatikan bagaimana respons si kecil, tertawa atau lainnya.

Manfaat lainnya dari cerdik atau teliti ketika memandikan bayi adalah membuat bayi rileks, sehingga mudah untuk bayi tertidur setelah mandi. Apalagi kalau ditambah bayi menyusui usai segarnya disiram air dengan guyuran lembut. Ini kenapa jadwal bayi biasanya setelah mandi, menyusu, dan tidur.

Manfaat terakhir yang pasti semua orang tahu adalah menjaga kesehatan bayi dari berbagai ancaman, seperti penyakit kulit, iritasi karena kotoran, biang keringat, dan sebagainya. Kulit bayi itu sangat sensitif sehingga dibutuhkan sekali yang namanya pembersihan secara menyeluruh dan tentunya saja steril.