Efek Stress Terhadap Perkembangan Janin

11 Dec 2020

Dampak stress dalam kehidupan manusia tentu saja sangat buruk. Mau itu dikalangan pria atau wanita, stress bisa menyerang di semua kalangan, tak terkecuali Ibu hamil. Stress merupakan penyakit yang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Efeknya pun juga bisa kemana-mana, bisa dilampiaskan pada anak, istri, suami, kantor dan lain sebagainya. Pada Ibu hami efek stress terhadap perkembangan janin pun juga tidak baik. Itu sebabnya banyak ahli psikologi mengatakan bahwa ibu yang mengandung harus bahagia demi perkembangan si jabang bayi yang berada di dalam perut.

Stress memang akan menyusahkan diri sendiri jika tidak diatasi dengan segera. Akan tetapi, setiap orang pun juga tidak bisa jika dipaksa untuk sembuh dari stress. Karena stress sendiri merupakan sebuah dampak dari permasalahan-permasalahan yang menumpuk dan pada akhirnya akan meluap menjadi stress tersebut.

Sehingga saat hamil usahakan untuk bahagia dan jauhi segala macam hal yang dapat menimbulkan permasalahan.

Nah berikut ini beberapa dampak dari efek stress terhadap perkembangan janin yang para Ibu wajib untuk tahu:


Perkembangan Otak Di Janin Terhambat


Di trimester pertama tumbuh kembang otak anak sedang berjalan atau tumbuh dengan pesat. Apabila sang Ibu stress pada trimester pertama ini maka hal buruk akan terjadi. Tidak hanya pada sang ibu tapi juga pada janinnya. Sebab stress dapat menyebabkan janin juga ikut stress.

Dampaknya pun juga akan terasa pada saat anak beranjak usianya. Anak bisa mengalami stress dan masalah perilaku. Dan yang paling berbahaya adalah saat stress berat dapat mengakibatkan sang ibu keguguran.


1.Infeksi

Bagi ibu hamil stress akan sangat mempengaruhi seluruh tubuhnya termasuk pada janin. Saat ibu hamil stress maka system imunnya pun akan menurun sehingga membuat tubuh lemah dan mudah terinfeksi oleh virus maupun bakteri. Tidak hanya infeksi saja, stress dapat menekan psikilogis sang ibu dan mengganggu mentalnya.


2.Bayi Lahir Dengan Berat Badan Rendah

Jika ibu hamil mengalami stress yang berkepanjangan, maka resikonya adalah janin tidak dapat berkembang dengan maksimal. Dampaknya adalah anak bisa lahir dengan berat badan di bawah rata-rata normal. Berat normal bayi lahir adalah 2,5-4,0 kilogram.

Jika sang bayi lahir di bawah 2,5 maka tandanya janin tidak berkembang dengan baik semasa Ibu mengandung. Akibat stress inilah yang sangat berbahaya bagi Ibu dan janin nantinya.


3.Bayi Terlahir Premature

Kelahiran premature pada bayi bisa diakibatkan oleh banyak hal, bisa karena ketuban pecah lebih awal hingga karena sang ibu mengalami stress berat. Ya, stress mampu membuat sang bayi terlahir premature. Perubahan mood dan kondisi psikologis sang ibu dapat berdampak pada hidup sang bayi.

Oleh karena itu, jika ibu merasa mengalami hal yang membuat tergunjang sebaiknya tidak dipendam sendiri dan pastikan tidak berlarut-larut dalam stress.


4.Preeklampsia

Pada beberapa kasus, stress pada ibu hamil dapat meningkatkan resiko sang ibu terkena preeklampsia. Tanda-tanda sang ibu mengalami preeklamsia adalah sakit kepala, banyaknya protein pada urine, penglihatan kabur hingga terjadi pembengkakan.

Preeklamsia akan sangat berisiko pada persalanan spontan atau normal. Kebanyakan kelahiran yang disertai dengan preeklamsia akan dianjurkan secara operasi ceasar.


5.IQ Janin Menurun

Tumbuh kembang janin dalam kandungan para ibu harus berjalan dengan lancar dan optimal. Ini dikarenakan janin harus mendapatkan asupan makanan baik dan Kesehatan mental ibu yang sehat.

Tanpa kedua hal ini tentu tumbuh kembang janin akan tidak maksimal. saat ibu stress yang dapat membuat IQ janin menurun. Oleh karena itu agar anak berkembang dengan baik hindari stress yang berlebihan ya.


Itulah dampak stress terhadap perkembangan janin yang dapat mempengaruhi banyak hal. Dari perkembangan otak hingga Kesehatan Ibu akan terancam bahaya jika mengalami stress berkepanjangan.

Dengan begitu para ibu sangat perlu menghindari stress berkepanjangan dan perasaan-perasaan lain seperti gelisah, khawatir atau was-was dalam diri.

Mempersiapkan proses kehamilan dari fisik dan batin dengan mantap dapat menunjang pertumbuhan janin menjadi baik dan sehat nantinya. Mari, jaga Kesehatan mental dan fisik saat-saat mengandung dengan baik.

Tips Perawatan Si Kecil Sehabis Mandi
Read More
Tips Redakan Perut Kembung Si Kecil
Read More
Anak Sering Main Gadget, Berbahayakah?
Read More
Cara Aman Memberikan Pijatan pada Bayi
Read More