5 Asupan yang Sering Dihindari Ibu Menyusui

13 Jun 2020


Menyusui adalah salah satu tahapan dalam tumbuh kembang bayi yang sangat penting. Karena itu, setiap ibu tentu ingin memaksimalkan pengalaman menyusui dengan menjaga betul makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Banyak anggapan bahwa makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu bakal memberikan pengaruh langsung ke kualitas ASI (Air Susu Ibu).

Hal inilah yang akhirnya membuat setiap ibu menyusui mencari informasi berbagai makanan bernutrisi tinggi untuk buah hati. Hanya saja kadang informasi ini bersinggungan dengan berbagai mitos yang beredar di masyarakat. Misalkan saja ibu menyusui dilarang makan makanan pedas, makanan bersantan sampai makanan asam karena khawatir rasa ASI akan berubah seperti makanan si ibu.

Apakah ini benar? Faktanya, ahli laktasi menyebutkan kalau rasa ASI yang dikonsumsi bayi tidak sama 100% dengan makann atau minuman yang dikonsumsi ibu. Meskipun begitu, masih ada saja berbagai asupan makanan dan minuman yang sering dihindari ibu menyusui. Nah, supaya tidak terjebak dengan berbagai mitos itu, fakta-fakta berikut ini harus Anda pahami.


Konsumsi Air Es Karena Bisa Bikin Bayi Pilek

Air es adalah salah satu asupan yang dilarang banyak orang tua untuk anak mereka yang tengah menjadi ibu menyusui. Banyak anggapan yang menyebutkan jika ibu menyusui minum air es, maka si bayi bakal bisa pilek. Bahkan tidak cuma minum air es, ada orang-orang tua yang melarang si ibu mandi air dingin lantaran khawatir nanti ASI-nya bisa jadi dingin dan membuat bayi sakit.

Padahal faktanya menurut dokter Raguram Mallaih selaku Direktus neonatologi Fortis Le Femme, tidak ada kaitannya air es atau asupan air dingin yang diminum ibu menyusui ke bayinya. The Health Site pun melansir jika infeksi virus flu yang membuat bayi pilek tidak ditularkan melalui ASI, tapi melalui tetesan cairan tubuh. Bahkan seorang ibu yang pilek pun masih boleh menyusui buah hatinya.


Tidak Minum Kopi Karena Mengandung Kafein

Asupan minuman lain yang kerap dihindari ibu menyusui adalah kopi karena mengandung kafein. Apakah memang ibu menyusui tak boleh minum kopi? Mungkin itu hanyalah mitos karena faktanya seperti dilansir Baby Gooroo, ibu menyusui masih boleh mengonsumsi kopi. Hanya saja konsumsi kopi memang harus dibatasi, tidak seperti saat sedang belum menyusui.

Setidaknya maksimal satu sampai dua cangkir kopi sehari atau 750 mg per hari adalah batas maksimal yang diperbolehkan dikonsumsi ibu menyusui. Tak perlu khawatir, sekalipun Anda meminum kopi, kafein yang masuk ke ASI sudah merupakan zat sisa metabolisme yang sudah terurai sehingga tidak berdampak buruk ke bayi.

Mengonsumsi Ikan Membuat Aroma ASI Jadi Amis

Ikan termasuk salah satu asupan makanan yang juga kerap dihindari oleh ibu menyusui. Apa alasannya? Karena nanti bisa membuat aroma ASI jadi amis, seperti daging ikan. Hal ini justru salah besar, karena faktanya ikan adalah salah satu makanan bergizi tinggi yang wajib dikonsumsi ibu menyusui. Ikan laut memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi.

Omega 3 sangat baik untuk perkembangan otak bayi, memperkuat dinding sel, mengontrol kolesterol dalam darah sampai mencegah penyakit jantung koroner. Pastikan Anda memilih ikan yang benar-benar segar dan tidak tercemar kandungan logam berbahaya. Daging ikan harus dimasak sampai matang supaya tidak ada bakteri atau parasit yang masuk, jika mengonsumsi daging ikan setengah matang.


Makanan Pedas Membuat Bayi Diare

Sekadar informasi, makanan yang dikonsumsi manusia akan kehilangan rasa setelah delapan jam lamanya. Hal ini jelas jadi patokan bahwa Anda tidak masalah menyusui sang buah hati, sekalipun baru saja usai makan makanan pedas. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah jumlah asupan makanan pedas yang masuk. Jika menyesuaikan dengan proses pencernaan, sari-sari makanan lah yang diserap.

Sari-sari makanan ini jelas bukan hanya dari enzim capsain yang terdapat dari cabe saja, tapi dari seluruh asupan makanan yang Anda konsumsi. Namun memang jika mengonsumsi makanan pedas berlebihan, bisa membuat ibu mengalami diare yang memicu kekurangan cairan alias dehidrasi. Dehidrasi jelas berbahaya bagi ibu menyusui dan mengganggu proses pemberian ASI.                                                                                                                                                                        


Ibu Menyusui Dilarang Minum Susu Demi Bayi

Mitos lain yang sering beredar adalah ibu menyusui pantang minum susu karena khawatir bisa menimbulkan alergi ke bayi. Memang, susu merupakan salah satu asupan minuman yang sering memicu alergi. Hanya saja, bayi tidak akan bermasalah dengan makanan atau minuman sang ibu asalkan tidak memicu alergi padanya. Bahkan dalam perkembangannya, ada banyak sekali susu khusus ibu menyusui.

Untuk itulah, sebagai ibu menyusui Anda tentu harus cerdas dalam memilih asupan makanan dan minuman. Meskipun sering disarankan untuk dihindari, Anda harus mencari tahu terlebih dulu informasinya dari dokter atau ahli gizi. Semua ini supaya buah hati memperoleh nutrisi ASI terbaik.