Perlu Anda Waspadai, Inilah Makanan Perusak Gigi Anak

08 Jun 2020


Menjaga kesehatan gigi anak ternyata tak cukup hanya dengan menyikat giginya sebanyak dua kali dalam sehari. Usaha yang Anda lakukan tersebut bisa saja sia-sia bila masih saja sembarangan dalam memberi makanan atau minuman kepada anak yang bisa merusak gigi anak itu sendiri. Coba Anda ingat-ingat lagi, apakah Anda sudah benar dalam memberikan makanan dan minuman pada anak?

Pasalnya bila orang tua tak memperhatikan makanan atau minuman yang diberikan kepada anak yang bisa merusak gigi, maka anak tersebut akan mengalami berbagai masalah gigi. Masalah gigi yang seperti apa? Biasanya masalah gigi yang sering dialami oleh anak akibat makanan dan minuman adalah gigi bolong atau menghitam.

Oleh sebab itu, pentingnya para orang tua membatasi konsumsi beberapa jenis makanan yang merusakan gigi. Kira-kira jenis makanan apa saja yang menyebabkan kerusakan gigi pada anak? Tak perlu cemas, Anda hanya perlu menyimak informasi dalam artikel ini untuk mengetahui berbagai jenis makanan dan minuman yang menyebabkan gigi anak menjadi rusak.


Makanan Manis dan Lengket

Anak mana yang tak suka dengan caramel, permen jeli, coklat atau es krim? Hampir dipastikan kebanyakan anak sangat menyukai jenis makanan manis dan lengket seperti yang telah disebutkan tadi. Konsumsi anak pada makanan manis dengan tekstur lengket tersebut harus Anda batasi dengan ketat untuk mengindarkan anak dari kerusakan gigi.

Bukan tanpa alasan, melainkan karena jelas makanan tersebut mengandung gula dengan kadar yang tinggi sehingga bisa merusak enamel dan menimbulkan karang gigi. Selain itu, permen lengket juga tersmasuk ke dalam makanan yang merusak gigi anak. Karena dengan tekstur permen yang lengket, seperti itu bisa dengan mudah tersangkut pada sela gigi dan susah dikeluarkan meskipun sudah menyikat gigi.

Hal itu juga berlaku untuk makanan lengket dan kenyal seperti kismis, oatmeal, madu, sirup, selai kacang dan lainnya. Walaupun Anda suda mengajak menyikat gigi setelah memakan makanan tersebut namun sisa-sisanya masih akan menyelip pada sela gigi dan mengundang pertumbuhan bakteri. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda batasi pemberian jenis makanan yang manis dan lengket supaya gigi anak tetap sehat.


Minuman Bersoda

Mulai detik ini, jangan pernah mengisi kulkas Anda dengan minuman bersoda dan jus buah yang warna-warni. Tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun saat ini mulai menyukai minuman bersoda. Bisa karena mereka menyukai rasanya yang manis atau bisa juga karena mengikuti kebiasaan para orang tua atau orang disekelilingnya.

Minuman bersoda merupakan salah satu minuman yang termasuk buruk untuk kesehatan gigi. Bukan tanpa alasan, melainkan karena soda mengandung asam yang bisa melemahkan struktur gigi. Bahkan dengan kandungan pH soda sekitar 2 hingga 3 yang artinya hampir sama dengan asam pada baterai. Semakin rendah suatu pH minuman maka semakin cepat kandungannya mengikis lapisan gigi.

Lalu apa yang akan terjadi? Tentu saja bila anak Anda sering mengonsumsi minuman soda maka giginya akan berlubang. Tak hanya pH yang tinggi, minuman soda juga memiliki kadar gula yang begitu banyak. Oleh sebab itu, ajari selalu awasi jenis makanan dan minuman yang anak konsumsi. Lebih baik lagi Anda mengajari anak pentingnya meminum air putih.


Biskuit dan Kue

Hampir semua orang tua pernah memberikan anak biskuit dan kue. Biasanya makanan yang satu ini diberikan sebagai cemilan anak disela waktu makan utamanya. Namun tanpa disadari, bskuit ternyata salah satu yang menyebabkan kerusakan gigi anak. Beberapa biskuit tersebut justru menjadi makanan favorit untukbakteri di dalam mulut untuk tumbuh dan berkembang biak.

Bakteri di dalam mulut tersebut akan memakai gula dari makanan untuk menghasilkan asam yang bisa mengikis email gigi. Bahkan, asam yang dihasilkannya tersebut bisa bertahan hampir setengah jam setelah dimakan oleh anak. Bila dibiarkan maka lama-kelamaan akan dapat merusak gigi anak. Anda bisa menggantinya dengan memberikan potongan keju yang justru bisa membantu bersihkan bakteri pada gigi.


Makanan Berpati

Sumber energi utama anak yang paling umum ialah makanan berpati seperti nasi putih, pasta, atau roti. Namun tahukah Anda, jika semua makanan berpati tersebut mengandung karbohidrat sederhana yang bisa mudah pecah menjadi gula. Akkibatnya asupan gula dalam tubuh akan banyak dan bisa mengikis lapisan email gigi secara perlahan.

Dengan demikian maka bukan berarti Anda tak boleh memberikan nasi, roti atau pasti. Anda bisa memberikannya namun harus dibatasi. Tak perlu bingung dan cemas tentang hal tersebut, Anda bisa mencoba alternatif yang lebih sehat yaitu memberikan si kecil makanan yang berbahan dasar gandum utuh seperti nasi merah, pasta gandum, roti gandum, sereal dan lain sebagainya.

Apapun jenis makanan yang dikonsumsi oleh si kecil, pastikan Anda untuk selalu mengajaknya menyikat gigi setelah makan. Namun yang tak kalah pentingnya yaitu sebaiknya Anda memeriksakan gigi anak secara rutin mulai dari usia satu tahun. Tak perlu menunggu anak hingga besar, hal tersebut justru mencegah jangan sampai masalah kesehatan gigi terjadi pada anak. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat.