Mengajak si Kecil Liburan

02 Jan 2020

Apakah Anda termasuk orang tua yang membuat jadwal rutin untuk mengajak anak berlibur? Jika iya, hal tersebut patut dilanjutkan untuk tidak hanya memberikan hiburan kepada anak, namun juga merileksasikan Anda dengan pasangan. Liburan setidaknya sebulan sekali bisa meluluhkan kepenatan.

Terlebih ketika anak sudah mulai bersekolah dan tiba waktunya libur semester atau libur hari raya. Jangka waktu yang panjang tidak akan membuat anak nyaman untuk sekadar berdiam diri di rumah, terutama jika orang tuanya sibuk bekerja di luar rumah, anak pasti suntuk dan kesepian sendirian.

Berlibur tidak harus jauh dan menghabiskan banyak uang, sebagai orang tua Anda bisa memfilter dan membuat budgeting untuk biaya berlibur bersama anak. Dari standar itu barulah ditentukan ke mana tempat berliburnya dan pertimbangkan pula transportasi menuju ke tempat wisata tersebut.


Alasan Mengajak Anak Berlibur

Jangan menganggap remeh berlibur sebagai sesuatu kegiatan yang membuang-buang uang, karena ada banyak alasan kenapa Anda harus mengajak anak turut berlibur bersama Anda. Alasan pertama, klasik namun terbukti benar adalah terciptanya suasana akrab antara Anda dengan anak, apalagi kalau jarang bertemu. Sekarang ini kan sudah banyak orang tua, ayah dan ibu yang hanya ada waktu di akhir pekan.

Berwisata juga bukan hanya sekadar senang-senang, namun bisa menjadi edukasi bagi anak. Jika berlibur ke alam, anak bisa menemukan banyak hal menarik, seperti tumbuhan dan hewan. Kalau berlibur ke mall, anak juga diajarkan untuk bersosialisasi dan melihat keramaian di luar rumah.

Alasan berikutnya kenapa mengajak anak berlibur itu sangat penting adalah anak mendapatkan pengalaman baru di sepanjang usia hidupnya. Anak pelan-pelan akan bersosialisasi dan menjadi makhluk sosial yang memiliki kehidupan di luar rumah, penting jika kehidupan tersebut diperkenalkan oleh orang tua sedari kecil. Supaya anak tidak kebingungan ketika nantinya terjun ke masyarakat.

Alasan tidak kalah penting lainnya adalah karena ada kegiatan yang mungkin menurut orang tua biasa saja, namun menurut anak itu hal baru. Anak bisa belajar dari sini di usia yang sedini mungkin supaya ke depannya kenangan berlibur itu terpatri dan membekas dengan baik di memori setiap anak-anak.


Tips Mengajak Anak Berlibur

Mengajak anak berlibur adalah ide bagus, tapi persiapan yang kurang matang salah-salah malah bisa membuat perjalanan dan liburan menjadi tidak nyaman. Untuk menghindari hal tersebut, kedua orang tua harus memerhatikan beberapa hal, seperti tidak segan mengajak orang lain untuk berlibur. Misal, kalau ada babysitter, bisa menggunakan tenaganya jika anak lebih dari satu.

Tips kedua, jangan abaikan untuk bertanya apakah anak mau ke toilet atau tidak, karena biasanya kendala di tempat wisata alam itu letak toilet yang jauh. Ayah dan ibu juga bisa menggunakan toilet untuk memeriksa apakah popok si kecil sudah penuh atau belum. Ini dilakukan demia kenyamanan.

Tips selanjutnya supaya tetap nyaman saat berlibur adalah pemilihan tempat wisata yang ramah anak. Kita tidak mungkin selaku orang tua mengajak anak ke café dan mengobrol hingga larut malam sampai anak kelelahan. Tempat yang nyaman dan ramah bagi anak diantaranya kebun binatang dan taman bermain. Di sana anak tidak hanya berinteraksi dengan lingkungan sekitar, tapi juga dengan orang lain.

Tips paling penting yang langsung melekat pada anak adalah jenis pakaian yang dikenakan. Orang tua tidak boleh egois dengan melekatkan baju pada anak sebab pertimbangan lucu saja. Yang paling penting adalah anak mengenakan pakaian yang nyaman selama seharian.


Manfaat Berlibur bagi Anak

Jangan salah, berlibur memang pastinya menggunakan uang, itu pentingnya membuat anggaran berlibur setidaknya sebulan satu kali. Sebab ada banyak manfaat liburan yang bisa diberikan kepada anak serta dirasakan pula oleh orang tua. Berbagai manfaat liburan tersebut diantaranya, membuat anak mengenal dan menghargai makhluk hidup lain, jika tujuan liburannya membawa anak ke tempat wisata alam.

Manfaat berikutnya adalah anak lebih kreatif serta imajinatif ketika dibawa ke alam bebas. Anak bisa mengembangkan imajinasinya dengan melihat berbagai benda di alam. Hal ini bisa membuat sudut pandang anak lebih luas dari sebelumnya hanya sebatas melakukan kegiatan di dalam rumah saja.

Manfaat berikutnya dari membawa anak berlibur ke alam adalah membuat tubuh anak lebih kuat dan sehat. Anak yang dibiarkan berlibur ke alam bebas akan diberikan kesempatan menghirup udara segar dan bisa bergerak sesuka hati, sehingga efeknya bisa membuat tubuh anak lebih tahan imunitasnya.

Bukan hanya orang tua, anak juga bisa stress jika terlalu lama melakukan aktivitas yang sama dan selalu bersosialisasi dengan orang-orang rumah saja. Jadi, ketika berlibur bukan hanya orang tua yang melepas stress, namun juga anak bisa kembali beraktivitas dengan fresh, terutama jika sudah mulai bersekolah.