Mengajari Si Kecil Menjaga Kebersihan Sejak Dini

16 Jun 2020


Mengajarkan si kecil tentang keberhasilan sejak dini sangat penting. Bahkan, hal ini adalah bagian dari gaya hidup yang sehat. Membiasakan buah hati untuk selalu hidup sehat dengan cara menjaga kebersihan kini mulai digalakkan. Apalagi anak kecil pada umumnya senang bermain dengan benda-benda yang kotor seperti lumpur dan pasir.

Selain itu, lingkungan rumah dan sekolah yang dijaga kebersihannya juga akan menguntungkan orang-orang di sekelingnya. Gaya hidup bersih yang diajarkan pada anak akan membuat anak belajar hidup sehat. Bila kebiasaan menjaga kebersihan selalu ditanamkan, si kecil tidak mudah terserang bakteri atau kuman jahat.

Menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya untuk lingkungan saja. Si kecil yang sudah terbiasa dengan pola hidup bersih akan menerapkannya saat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti selalu membersihkan kamar tanpa harus diperintah. Anak juga lebih cekatan membantu keluarga membersihkan halaman rumah.

Ingin memiliki anak dengan kebiasaan menjaga kesehatan sejak dini? Ingat, kebiasaan tidak datang dengan sendirinya. Anak Anda tidak akan secara langsung menjalani hidup bersih dalam waktu singkat. Diperlukan latihan dan kesabaran dalam mengajari buah hati agar mau menjaga kebersihan sejak dini. Lakukan hal ini agar anak terbiasa menjaga kebersihan sejak dini.


Tips Mengajari Anak Menjaga Kebersihan

Ada banyak cara dalam mengajarkan si kecil konsistem menjaga kebersihan sejak ini. Tips pertama ialah mengajarkan buah hati untuk rajin mencuci tangan. Ajarkan anak Anda untuk selalu mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah makan. Tidak hanya itu, berikan arahan pada si kecil untuk selalu membasuh tangan setelah melakukan aktivitas apapun.

Usahakan memberi contoh anak agar menggunakan sabun dan menggosoknya ke seluruh bagian dalam waktu 20 detik. Berikan pemahaman pada si kecil mengenai pentingnya mencuci tangan dan manfaatnya. Tips kedua yaitu mengajari buah hati agar rajin mandi. Pasalnya, sebagian anak terkadang suka bermalas-malasan mandi. Alasannya ialah enggan terkena air dingin.

Tips ketiga yaitu mengajarkan anak untuk terus menjaga kesehatan mulut dan gigi. Tidak cukup menjaga kesehatan tubuh dari kuman, anak harus rutin menggosok gigi. Paling tidak, ajak si kecil untuk menggosok gigi dua kali sehari. Dengan kebiasaan ini gusi si kecil akan terhindar dari berbagai macam penyakit, seperti gigi berlubang.


Manfaat Mengajari Anak Menjaga Kebersihan

Kebiasaan baik seperti menjaga kebersihan dilakukan bukan tanpa sebab. Banyak manfaat yang akan didapat bagi buah hati. Manfaat pertama yaitu anak terhindar dari resiko penyakit berbahaya. Lingkungan yang cenderung tidak bersih ditambah kebiasaan yang tidak sehat bisa jadi akar masalah kesehatan. Kondisi lingkungan tersebut akan memicu munculnya bakteri dan infeksi.

Manfaat kedua ialah melatih kebiasaan anak sejak dini. Mengajari si kecil untuk menjaga kebersihan dimanapun tempatnya akan membuatnya terbiasa berbuat baik. Artinya kebiasaan baik tersebut muncul sejak dini dan akan terus tumbuh sebagai karakter. Saat dewasa buah hati Anda akan tumbuh menjadi orang berkarakter yang mencintai kebersihan dimanapun tempat tinggalnya.

Manfaat ketiga ialah memperindah penampilan si kecil. Anak yang tumbuh dengan didikan baik juga akan berpenampilan lebih rapi. Karena si kecil sudah terbiasa dengan gaya hidup bersih. Penampilannya pun secara tidak langsung berpengaruh. Ini menjadi langkah yang sangat bagus. Kesan pertama orang yang melihat anak Anda adalah rapi dan bersih.


Ciri-ciri Anak Terbiasa Menjaga Kebersihan

Bagaimana dengan ciri-ciri anak yang sudah terbiasa menjaga kebersihan sejak dini? Anak yang sedari kecil mendapatkan pengajaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan pastinya terlihat segar. Hal ini tampak pada penampilannya yang ingin terlihat rapi dan bersih. Ia akan selalu memperhatikan detail apa saja yang melekat pada tubuhnya.

Saat bermain, si kecil tidak takut kotor namun tetap memperhatikan kesehatan badan. Ia sadar bahwa bermain dengan benda yang kotor akan mempengaruhi kesehatan dan kebersihannya. Oleh karena itu, saat selesai bermain si kecil akan meminta mandi atau mencuci tangan. Kebiasaan tersebut juga nampak pada saat si kecil pergi ke sekolah.

Saat berada di sekolah, kebiasaan yang sama pun ditunjukkan. Si kecil akan terlihat aktif dan ceria karena tubuhnya sehat. Ia akan menyadari bahwa membuang sampah yang benar bukan pada halaman sekolah melainkan di tempat khusus. Bahkan pada saat membeli jajanan, anak tersebut selalu memperhatikan bersih tidaknya pengolahan makanan yang dibeli.

Jadi, sudahkah ciri-ciri di atas ada pada anak Anda? Mengajari si kecil untuk konsisten menjaga kebersihan memang tidak mudah. Terkadang anak melalaikan ajaran yang sudah diberikan. Akibatnya kebiasaan tersebut hanya berlangsung dalam waktu yang singkat. Namun, sebagai orang tua, Anda harus tetap mengajarkannnya secara berulang-ulang agar si kecil menjaga kebersihan.