Menidurkan Bayi yang Sering Terbangun Malam Hari

02 Jan 2020

Tidur menjadi kebutuhan bagi setiap orang untuk merefresh kembali tubuh agar kembali fit dan bugar keesokan harinya. Bukan saja untuk orang dewasa, justru kebutuhan tidur bayi lebih banyak. Bayi yang kurang tidur maka bisa membuat mereka rewel dan mudah terserang berbagai penyakit karena daya tahan tubuh yang kurang baik. Sehingga Anda sebagai orang tua harus memastikan bahwa, bayi Anda memiliki waktu tidur yang cukup.

Namun, bagaimana jika bayi kita sering terbangun di malam hari? Orang zaman dulu mungkin menganggap bahwa bayi yang terbangun di malam hari dan menangis, ia sedang diganggu oleh makhluk ghaib atau dikenal dengan istilah “sawan”. Mitos tersebut memang sempat beredar di tengah masyarakat dan dipercayai oleh beberapa orang. Namun, sebenarnya ada beberapa penjelasan ilmiah yang bisa diutarakan.

Sebenarnya, bayi yang terbangun di malam hari itu adalah hal yang biasa. Meski demikian, Anda harus mengetahui apa penyebabnya terlebih dahulu agar bisa memberikan penanganan yang tepat. Karena jika terus dibiarkan, bayi Anda bisa kekurangan waktu tidur dan sering rewel, terutama di malam hari ketika terbangun. Lantas, apa saja yang bisa menyebabkan seorang bayi terbangun di malam hari?


Penyebab Bayi Sering Bangun di Malam Hari

Alasan mengapa bayi sering bangun di malam hari mungkin berbeda-beda, karena memang kondisi bayi dan lingkungan yang tidak sama. Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan bayi terbangun di malam hari. Penyebab pertama adalah bayi yang merasa lapar dan haus. Pada usia ini, bayi membutuhkan susu atau ASI selama 3 jam sekali, sehingga bisa saja bayi yang merasa lapar akan tiba-tiba terbangun di tengah tidurnya.

Alasan kedua adalah karena bayi yang merasa risih akibat pup atau mengompol yang membuat mereka terbangun. Kondisi sakit juga bisa menjadi alasan mengapa bayi Anda terbangun karena memang saat sakit, bayi cenderung rewel dan mudah terbangun, terutama saat di malam hari. Selain itu, rasa cemas akibat berpisah dari ibu juga bisa menjadi penyebabnya.

Selanjutnya, penyebab lainnya adalah karena bayi yang tidur lebih awal sehingga saat malam hari ia sudah merasa cukup tidur dan akhirnya terbangun. Bayi yang bersemangat dengan kemampuan barunya juga bisa membuatnya terbangun, karena rasa senang yang berlebih tersebut bisa masuk ke dalam mimpi. Rasa nyaman akibat gigi tumbuh juga bisa menjadi pilihan.


Istilah Sleep Regression

Seperti yang telah disebutkan tadi bahwa bayi yang tiba-tiba terbangun dan susah tidur lagi di malam hari merupakan hal yang wajar dan hal ini sering disebut dengan istilah sleep regression. Kondisi ini mungkin terulang kembali selama beberapa hari atau bahkan minggu. Biasanya, sleep regression terjadi selama satu hingga empat minggu. Anda pun tidak perlu terlalu khawatir karena sebagian besar bayi mengalaminya.

Bangun di tengah malam terkadang menjadi bagian dari pembentukan pola tidur bayi. Meskipun Anda menjumpai beberapa bayi yang tidak pernah mengalami sleep regression, maka tidak perlu khawatir karena memang setiap bayi membentuk pola tidurnya sendiri. Beberapa ahli menjelaskan bahwa sleep regression bisa menjadi tanda, jika pola tidur bayi mulai mirip dengan orang dewasa atau sedang mempelajari pola tidur.

Apabila tubuh bayi sedang berada di tahapan tidur tertentu dan tubuhnya bergerak tanpa sadar, maka hal ini bisa membuatnya terbangun. Biasanya, bayi akan lebih sulit tidur lagi daripada orang dewasa. Saat ia bangun, ia pun bingung, harus melanjutkan tidurnya atau memang waktunya bangun.


Tips Menidurkan Bayi yang Sering Terbangun Malam hari

Pentingnya tidur untuk kesehatan dan tumbuh kembang si kecil membuat Anda harus membiasakan pola tidur yang baik pada si kecil. Jadi, Anda bisa melakukan beberapa tips untuk menidurkannya kembali. Cara yang paling mudah untuk membuat bayi tidur nyenyak hingga pagi hari adalah menstimulasinya dengan aktivitas di siang hari, seperti mengajaknya bernyanyi, mendengarkan musik, atau bercanda tanpa mengganggu waktu tidur siang.

Kondisi yang nyaman saat bayi tertidur juga mencegah bayi terbangun di malam hari atau membuatnya lebih mudah tidur kembali. Pastikan jika si kecil tidur dalam kondisi yang kenyang. Jangan lupa untuk memastikan bahwa tempat tidurnya nyaman, suhu ruangan yang pas untuk si kecil tidur, dan suara yang tidak berisik. Menggendong si kecil juga bisa memberikan kenyamanan padanya untuk bisa tidur kembali.

Selain itu, ajaklah bayi tidur dengan waktu yang konsisten dan ritme yang sesuai. Kebutuhan tidur di setiap usia berbeda-beda sehingga Anda harus mengetahui berapa waktu tidur yang dibutuhkan untuk anak Anda. Dengan demikian, berikan jadwal yang konsisten, misalnya jika jam 8 sudah harus tidur, maka pastikan jika si kecil selalu tertidur pukul 8 malam.

Bayi terbangun di malam hari merupakan hal yang wajar dan dialami oleh banyak bayi, sehingga Anda tidak perlu cemas. Hanya pastikan jika bayi tidak kelaparan, tempat tidurnya nyaman, dan berikan pelukan untuk membuat Anda bisa tidur kembali.