Tips Menyiapkan Bekal Sekolah Si Kecil

23 Jun 2020

Membawakan bekal kepada buah hati adalah hal biasa yang dilakukan orang tua. Cara ini disebut sebagai langkah efektif dalam memastikan kesehatan anak. Apalagi anak-anak mudah tergiur membeli jajanan berpenampilan menarik namun kurang menyehatkan. Dengan menyiapkan bekal makanan yang diracik sendiri dari rumah, setidaknya asupan gizi buah hati tercukupi setiap harinya.

Membuat bekal untuk buah hati bisa dibilang gampang-gampang susah. Menu yang Anda buat bisa saja merupakan bekal yang mudah dibuat. Namun tetap membutuhkan waktu yang lama dalam menyiapkannya. Atau bingung saat menentukan bekal apa yang harus dibuat untuk buah hati Anda. Terlebih kadang anak-anak mempunyai selera makanan yang tidak terduga.

Alasan lain yang membuat kebanyakan orang tua susah menyajikan bekal anak adalah kurangnya pengetahuan mengenai gizi makanan. Ya, sebagai orang tua Anda pastinya ingin memberikan bekal terbaik bagi anak, bukan? Oleh karena itu Anda biasanya akan membawakan bekal yang banyak. Namun, siapa sangka cara ini justru tidak tepat untuk dilakukan.

Pasalnya bekal tersebut justru tidak sesuai dengan kebutuhan gizi buah hati. Masing-masing anak mempunyai kebutuhan gizi yang berbeda. Sehingga hal ini perlu diperhatikan oleh setiap orang tua. Nah, untuk mengatasi hal ini ada beberapa tips jitu yang dapat Anda terapkan. Berikut adalah tips dalam menyiapkan bekal sekolah untuk buah hati.


Tanyakan Bekal Sekolah Kesukaan Si Kecil

Tips pertama yaitu menanyakan menu bekal sekolah yang paling disukai oleh si kecil. Anak-anak memiliki selera makanan yang kemungkinan tidak sama dengan lainnya. Baik anak perempuan dan laki-laki cenderung tertarik dengan makanan yang menurut mereka enak. Oleh karena itu tanyakan dulu apa saja menu makanan yang ingin dimakan si kecil.

Hal ini untuk memastikan bekal yang Anda buat akan dimakan si kecil saat berada di sekolah. Sebaiknya hindari membawakan bekal makanan yang tidak disukai anak-anak. Bila si kecil tidak menyukainya maka secara otomatis menu makanan tersebut tidak akan dihabiskan. Bila sudah begini bekal makanan yang Anda akan buat akan sia-sia.

Ajak anak berdiskusi bersama membahas bekal sekolah yang mereka sukai. Agar lebih mudah mendapatkan jawaban cobalah memberikan gambaran satu-satu per satu menu yang Anda rekomendasikan. Lengkapi pula gambaran Anda dengan manfaat yang akan didapat si kecil setelah mengonsumsi bekal sekolah tersebut. Dengan begitu si kecil mudah menentukan bekal kesukaan mereka.


Cobalah Membuat Bekal Sekolah Bervariasi

Tips kedua yaitu mencoba membuat bekal sekolah si kecil agar lebih bervariasi. Percaya atau tidak umumnya anak-anak akan mudah bosan dengan menu-menu bekal yang dibawa ke sekolah. Saat sudah merasa bosan dengan bekal yang dibawa tentu saja si kecil enggan untuk menghabiskannya. Bahkan bekal tersebut bisa jadi tidak akan dimakan.

Untuk menghindari hal ini Anda perlu memikirkan ide-ide kreatif dalam membuat bekal sekolah buah hati. Anak-anak biasanya akan tertarik dengan bentuk makanan yang unik dan teksturnya lucu. Karenanya buatlah menu bekal sekolah yang terlihat lucu dan unik. Anda dapat mencoba mengubah bentuk makanan seperti karakter tokoh kartun yang disukai buah hati.

Selain karakter pada animasi kartun, Anda juga bisa membuat ide warna-warna yang menarik pada menu bekal sekolah buah hati. Pemilihan warna-warna cerah akan menjadikan bekal makanan lebih segar dan menarik. Yang paling penting dalam tips kedua ini adalah memperbarui referensi bekal si kecil. Selalu tambah pengetahuan Anda dalam membuat bekal.


Pastikan Bekal Sekolah Mencukupi Nilai Gizi

Tips ketiga adalah memastikan bekal sekolah yang Anda sajikan sudah mencukupi nilai gizinya. Bekal sekolah apapun jenis dan variasinya apabila tidak mencukupi nilai gizi sebaiknya tidak diberikan pada si kecil. Pasalnya usia dini merupakan waktu yang bagus untuk perkembangan buah hati. Sehingga asupan gizi bekalnya harus benar-benar tercukupi setiap hari.

Anak berusia 5 sampai 10 tahun biasanya membutuhkan jumlah kalori 1800 kkal setiap harinya. Dengan kata lain si kecil membutuhkan 24 gram protein, 85 gram gula, 220 gram karbohidrat, 40 gram lemak jenuh, 70 gram lemak, 4 gram garam dan 15 gram serat. Nilai gizi ini harus terpenuhi setiap hari.

Bagaimana Anda mencukupi nilai gizi si kecil tersebut? Jangan khawatir karena kebutuhan gizi dan nutrisi di atas sudah ada pada beberapa bahan makanan. Untuk kebutuhan karbohidrat Anda dapat memilih kentang dan nasi. Kalsium dan protein bisa Anda dapatkan lewat ikan, sayuran hijau, ayam dan telur. Terakhir lengkapi nutrisinya dengan susu.

Nah, itulah beberapa tips mudah menyiapkan bekal sekolah si kecil setiap hari. Dengan menu yang disukai anak, variatif dan bernilai gizi tinggi kini Anda tidak perlu khawatir dalam menyiapkan bekal mereka. Bila bekal sekolah sesuai dengan harapan mereka tentu saja si kecil tidak akan berpaling membeli jajanan yang tidak menyehatkan.