Merawat Bayi Tanpa Imunisasi

19 Aug 2020

Ternyata masih banyak orang tua yang masih beranggapan bila vaksin untuk si kecil tidak terlalu diperlukan untuk kesehatan anak. Padahal imunisasi itu suatu hal yang wajib didapatkan oleh si kecil sejak dia lahir untuk mencegah risiko penularan penyakit yang berbahaya dikemudian hari.

Dengan merawat bayi tanpa imunisasi dapat menyebabkan beberapa kondisi kesehatan bayi. Berikut penjelasan dari merawat bayi tanpa imunisasi.


Akibat Dari Merawat Bayi Tanpa Imunisasi


Bila bayi tidak mendapatkan imunisasi, maka akibat yang dapat terjadi ialah si kecil akan lebih berisiko tertular dan juga mengalami suatu penyakit yang parah, berikut penjelasannya lebih rincinya:


1.Berisiko Mengalami Komplikasi

Bayi dan anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi akan lebih berisiko untuk terkena komplikasi yang dapat menyebabkan cacat pada bayi bahkan sampai dapat membuat kematian. Hal ini terjadi karena tubuh si kecil yang tidak diperkuat dengan sistem pertahanan khusus yang dapat mendeteksi suatu jenis penyakit yang berbahaya

. Tubuh yang tidak mendapatkan vaksin imunisasi tidak dapat mengenali suatu virus yang masuk ke dalam tubuh sehingga tidak dapat melawan virus tersebut. Dengan begitu membuat kuman penyakit dapat mejadi mudah berkembang dan menginfeksi tubuh si kecil.


2.Membuat Sistem Daya Tahan Tubuh Menjadi Tidak Kuat

Sistem daya tahan tubuh pada bayi dan juga anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi tidak akan sekuat dengan bayi dan anak yang mendapatkan imunisasi.

Hal ini dapat terjadi karena tubuh si kecil tidak dapat mengenali virus penyakit yang masuk ke dalam tubuh sehingga tubuh tidak dapat melawan. Bila bayi yang tidak diimunisasi jatuh sakit maka dapat menularkan penyakit tersebut di lingkungan sekitarnya.


3.Membahayakan Anak Lain

Imunisasi bukan hanya dapat berfungsi sebagai sebuah benteng pertahanan bayi namun juga dapat berperan dalam mencegah penulanan penyakit dari orang ke orang. Perlu untuk diketahui bahwa dampak dari merawat bayi tanpa imunisasi bukan hanya dapat mempengaruhi kesehatan bayi namun juga membuat rugi bagi anak lain dan orang sekitar.

Bila bayi tidak mendapatkan imunisasi, virus dan bakteri yang ada di dalam tubuh dapat dengan mudah menyebar ke orang-orang sekitar si kecil. Terlebih bila orang disekitar si kecil juga belum atau tidak pernah mendapat imunisasi maka daya tahan tubuh menjadi lemah.

Sehingga penyebaran penyakit berubah menjadi wabah penyakit dan menyebar ke lingkungan sehingga menimbulkan kasus terjangkitnya penyakit dan kematian yang lebih banyak.

Namun perlu diingat dan untuk diketahui bila sudah di vaksin imunisasi maka bukan berrati anak akan terbebas dari penyakit. Karena mungkin sajapenyakit yang berhubungan dengan vaksin mungkin masih saja akan terjadi hanya saja dampak nya tidak separah bila anak mendapatkan vaksin imunisasi.


Hal Yang Perlu Dilakukan Bila Merawat Bayi Tanpa Imunisasi


Ketika bayi yang tidak mendapatkan imunisasi sedang memiliki masalah kesehatan dan ingin berobat ke dokter anak dan atau anak akan segera masuk sekolah maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:


1.Menjelaskan Kepada Dokter Bila Bayi Tidak Mendapatkan Imunisasi

Ketika si kecil akan berobat ke dokter, sebaiknya beri tahu ke dokter bila si kecil tidak mendapatkan imunisasi atau belum menerima vaksin di usianya.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa bayi yang tidak mendapatkan imunisasi dapat membuat dokter mempertimbangkan kemungkinan si kecil memiliki penyakit yang tidak dapat dicegah dengan vaksin.

Bukan hanya itu saja para petugas medis juga akan memutuskan apakah si kecil perlu dirawat di dalam ruang isolasi atau tidak agar penyakit tidak dapat menyebar.

Bukan hanya bayi saja, orang dewasa yang sedang menjalani perawatan atau memiliki sistem daya tahan tubuh yang lemah dapat tertular dengan cepat. Hal seperti ini termasuk di dalam akibat dari merawat bayi tanpa imunisasi.


2.Memberi Tahu Pihak Sekolah

Bila si kecil sudah siap untuk memasuki masa sekolah, pastikan untuk memberi tahu guru bila si kecil tidak diberikan imunisasi. Hal ini dapat membuat anak dan pihak sekolah dapat merasa lebih nyaman ketika menitipkan si kecil. Selain itu juga bagi orang tua yang memiliki si kecil yang tidak diimunisasi dapat membuat si kecil mudah tertular dari berbagai penyakit.