Pentingnya Memberikan Rasa Hangat Pada Bayi

26 Jun 2020

Suhu tubuh bayi penting untuk selalu dijaga. Naik turun suhu tubuh bayi terkadang tidak dapat diprediksi. Saat pagi hari suhu tubuh normal, namun bisa saja pada siang hari tiba-tiba suhu tubuhnya turun atau naik. Daya tahan tubuh bayi masih belum optimal. Tubuh bayi sangat rentan terhadap rangsangan yang ada disekitarnya.


Baik suhu dingin atau virus, bakteri penyakit. Sehingga sangat perlu untuk menjaga kesehatan serta suhu tubuh bayi tetap normal.


Tidak hanya mewaspadai suhu tubuh yang tinggi saja atau pada saat demam. Orang tua juga perlu menjaga suhu tubuh bayi agar tidak rendah di bawah standar normal. Hal itu karena suhu tubuh yang terlalu rendah akan berbahaya bagi kesehatan bayi. Salah satu bahaya yang bisa terjadi adalah terjadinya hipotermia, atau suhu kurang dari 36,5O C. Terlebih pada saat bayi baru saja lahir. Sangat penting untuk memberikan kehangatan pada bayi.


Hipotermia Pada Bayi

Seorang bayi yang baru lahir sangat rentan mengalami hipotermia. Hal itu karena bayi sedang beradaptasi dengan suhu di luar rahim. Selama 9 bulan bayi berada di dalam rahim dan dekapan ibu, sehingga terasa hangat. Pada saat sudah lahir, sudah tidak ada lagi pelindung yang menjaga kehangatan bayi.


Oleh karena itu, bayi sangat perlu untuk diberi kehangatn setiap saat. Agar terhindar dari hipotermia, dan pelan-pelan bisa menyesuaikan suhu di luar.


Kasus hipotermia sendiri dibagi menjadi 3 jenis hipotermia, yaiu stres dingin, hipotermia, serta hipotermia berat. Pertama, stres dingin merupakan suhu tubuh bayi 35,5O C sampai 36,4O C. Kemudian ada hipotermia, pada kasus ini suhu tubuh bayi berkisar antara 32O hingga 35,4O C. Dan yang ketiga adalah hipotermia berat. Suhu tubuh penderita kurang dari 32O C. Ketiganya termasuk jenis-jenis hipetermia yang perlu Anda waspadai.


Berikut ini beberapa tanda-tanda bayi mengalami hipotermia. Segera lakukan penanganan yang tepat jika bayi Anda menunjukkan beberapa tanda-tanda berikut ini.

  • Berawal dari kaki yang terasa sangat dingin saat disentuh. Lama kelamaan, dingin akan menjalar ke seluruh tubuh.
  • Seorang bayi yang tadinya aktif, tiba-tiba menjadi kurang aktif, enggan menyusu, dan juga tangisan melemah.
  • Nafas bayi juga lambat, dangkal, dan juga tidak teratur. Denyut jantung bayi juga melambat.
  • Pada kasus hipotermia berat, wajah bayi dapat memerah dan timbul sklerema (pengerasa kulit) pada bagian punggung, tungkai, atau pada seluruh bagian tubuh.


Bayi yang teridentifikasi mengalami hipotermia. Sebaiknya langsung di bawa ke rumah sakit. Agar mendapatkan penanganan yang tepat. Orang tua dapat melakukan beberapa hal di bawah ini sebagai tindakan pertolongan pertama hingga dibawa ke rumah sakit.

  1. Selalu meminumkan air susu ibu atau ASI pada bayi yang mengalami hipotermia. ASI bertujuan agar kadar gula darah dalam tubuh tidak turun.
  2. Memberikan kehangatan yang optimal kepada bayi. Salah satu caranya yaitu melalui kontak kulit ke kulit. Letakkan bayi di dada ibu sehingga bayi dapat merasakan langsung kulit ibunya. Atau bisa juga meggunakan baju yang sama. Ibu dan bayi saling menempel dalam satu pakaian. Cara ini cukup ampuh untuk menjaga kehangatan bayi.


Menjaga Kehangatan Bayi Agar Terhindar dari Hipotermia

Selalu memberikan kehangatan pada bayi sangat penting dilakukan. Hal itu bertujuan untuk menghindarkan bayi dari hipotermia. Cara-cara di bawah ini dapat dilakukan untuk mencegah hipotermia pada bayi.

  1. Selalu menempatkan bayi di tempat yang hangat. Jauhkan bayi dari tempat-tempat yang dingin seperti dekat dengan jendela atau pintu terbuka.
  2. Bayi selalu mengenakan pakaian yang hangat, lengkap dengan kaos kaki dan juga topi. Tidak lupa selalu menyelimuti bayi jika suhu udara mulai naik. Juga jangan pernah mengenakan pakaian yang lembab, selalu kenakan pakaian yang kering pada bayi Anda.
  3. Penting juga untuk rutin mengganti popok atau pakaian basah bayi. Pakaian yang lembab dan dikenakan dalam waktu yang lama akan membuat suhu tubuh bayi Anda turun.
  4. Selalu memandikan bayi Anda dengan menggunakan air hangat. Bayi belum bisa dimandikan dengan air dingin. Jadi setiap mandi harus selalu menggunakan air hangat.
  5. Setelah mandi, bayi harus segera dikeringkan menggunakan handuk yang kering. Jika sudah segera oleskan minyak telon atau minyak lainnya yang bisa menghangatkan suhu tubuh bayi. Mengoleskan minyak telon setelah mandi akan memberikan kehangatan yang bertahan lama bergantung dari minyak yang Anda gunakan.


Menjaga suhu tubuh bayi agar selalu normal adalah kewajiban semua orang tua. Sediakan pula termometer di rumah Anda. Agar Anda bisa selalu memantau suhu tubuh bayi Anda. Ciptakan lingkungan rumah yang sehat dan juga bersih agar bayi Anda tumbuh dengan bahagia.