Pentingnya Vaksinasi Untuk Anak

29 Jul 2020

Vaksinasi merupakan satu kata yang saat ini tengah menjadi buah bibir bagi warga masyarakat.

Karena banyak tersebar berbagai mitos mengenai vaksinasi ini, hal ini mengakibatkan banyak nya orang tua yang enggan memberikan vaksinasi untuk para anak nya sendiri padahal pentingnya vaksinasi untuk anak itu sangat berguna dalam membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

Manfaat pentingnya vaksin untuk anak yang paling mendasar ialah sebagai upaya dalam mencegah penyakit menular.

Hal ini karena vaksin dapat memberikan tubuh dalam pertahanan dan perlindungan dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya.

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi dalam membentuk daya tahan tubuh, vaksin juga dapat membantu merangsang tubuh agar dapat menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi.

Vaksin juga mengandung virus atau bakteri baik yang masih hidup ataupun yang sudah di lemahkan. Vaksinasi pada anak biasanya diberikan dalam bentuk suntikan, tetes minum atau melalui uap (aerosol).


Manfaat Pentingnya Vaksinasi Untuk Anak


Mencegah Penyebaran Penyakit

Bukan hanya dapat melindungi tubuh dari serangan penyakit serius, memberikan vaksin juga dapat membantu tubuh dalam mencegah penyebaran penyakit.

Contohnya seperti kasus kematian pada bayi dan anak anak akibat dari wabah penyakit campak dan pertusis atau biasa disebut dengan batuk rejan, dimana jaman dahulu sempat menggemparkan dunia.

Hal ini dapat terjadi karena pada jaman itu belum ditemukan vaksin untuk mengatasi kedua penyakit tersebut.


Melindungi Dari Risiko Kematian Dan Cacat

Memberikan vaksin terbukti dapat menurunkan risiko seseorang untuk terkena berbagai penyakit yang dapat mengakibatkan kematian ataupun kecacatan fisik.

Seperti pemberian vaksin cacar pada anak anak yang dapat membantu mencegah anak anak terjangkit cacar di kemudian hari.

Begitu pula dengan memberikan vaksin campak serta rubela yang dapat membantu menurunkan risiko penularan virus tersebut dari ibu hamil kepada janin dalam kandungan ataupun kepada bayi yang belum lama baru lahir.


Menghemat Waktu Dan Biaya

Memberikan vaksin merupakan salah satu investasi kesehatan yang paling murah karena sudah terbukti dapat mencegah dan mengurangi angka kesakitan, kecacatan dan juga kematian akibat dari suatu penyakit.

Dengan memberikan vaksin dapat membantu seseorang terhindar dari berbagai macam penyakit yang dapat menyebabkan sakit berkepanjangan yang tidak hanya merugikan dari segi finansial namun juga dari segi waktu.


Daya Tahan Tubuh Menjadi Lebih Kuat

Memberikan vaksin yang tepat dapat membentuk sekaligus meningkatkan antibodi tubuh anak dan menjadi investasi kesehatan dengan begitu kondisi ini membuat tubuh anak tidak cepat terjangkit penyakit.

Bisa dibayangkan bila antibodi tubuh anak lemah sehingga hanya akan membuat tubuh anak mudah terkena penyakit sehingga sakit berkepanjangan.


Jenis Vaksin Anak Yang Penting Untuk Anak

Vaksinasi sendiri merupakan salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan orang tua dalam melindungi buah hati dari beragam penyakit serius yang berpotensi membahayakan atau bahkan dapat menyebabkan kematian.

Vaksin dapat membri perlindungan terhadap penyakit tertentu sesuai dengan jenis vaksinnya, antara lain sebagai berikut:

  • vaksin hepatitis B untuk mencegah virus hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati serta dapat menyebabkan kanker hati.
  • vaksin hepatitis A untuk mencegah radang hati akibat dari virus hepatitis A
  • vaksin polio untuk mencegah serangan virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
  • vaksin BCG yaitu vaksin yang dapat mencegah tuberkulosis paru, kelenjar, tulang dan radang otak yang dapat menimbulkan kematian atau pun kecacatan
  • vaksin DPT yaitu vaksin yang dapat mencegah penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Penyakit difteri dapat menyebabkan pembengkakan serta penyumbatan jalan nafas dan mengeluarkan racun yang dapat melumpuhkan otot jantung. Sedangkan penyakit pertusis dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan yang berat, dan yang terakhit ialah tetanus dapat mengeluarkan racun yang menyerang saraf pada otot sehingga membuat otot menjadi kaku.
  • vaksin campak, vaksin campak ini untuk mencegah penyakit campak yang dapat mengakibatkan radang paru berat atau sering disebut pneumonia dan radang otak atau meningitis.
  • vaksin influenza dapat membantu mencegah influenza berat
  • vaksin tifoid, vaksin yang dapat mencegah penyakit demam tifoid berat
  • vaksin MR yaitu vaksin yang dapat mencegah penyakit morbili atau campak dan rubela atau sering dikenal dengan campak jerman
  • vaksin cacar air atau varisela yaitu vaksin dapat mencegah penyakit cacar air.


Vaksin, Samakah Dengan Imunisasi?

Mungkin masih banyak yang bingung mengenai istilah dari vaksin dan imunisasi. Kedua istilah ini kerap digunakan bersama walaupun sebenarnya memiliki makna yang berbeda.

Vaksinasi merupakan sebuah proses pemberian vaksin yang bertujuan untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh dalam melawan penyakit tertentu. Zat yang dimasukkan ialah bakteri atau virus yang telah dilemahkan.

Sedangkan imunisasi merupakan proses yang terjadi dalam tubuh manusia hingga memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Ada imunisasi aktif yang bertahan hingga lama dan ada juga imunisasi pasif yang bertahan hanya dalam hitungan minggu ataupun hitungan bulan saja.

Tujuan dari imunisasi dan vaksinasi ini memang sama yaitu untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit tertentu.

Bila imunisasi terus dilakukan secara menyeluruh bisa saja nantinya generasi masa depan tidak akan lagi mengenal berbagai macam penyakit yang mengancam jiwa.

Demi keselamatan anak, lingkungan hingga generasi masa depan jangan pernah menyepelekan vaksin dan juga imunisasi.


Sebelum melakukan vaksinasi pastikan beberapa hal sebagai berikut:


Anak Dalam Kondisi yang Sehat

Pastikan penyimpanan vaksin dalam kondisi baik (biasanya diletakkan di dalam suhu rendah agar komposisi vaksin tetap baik)

Pastikan jarum yang digunakan steril dan masih baru

Selalu tanyakan lebih mendetail kepada dokter yang mengenai vaksin yang akan diberikan untuk anak dan juga tindakan pertama yang harus dilakukan bila terjadi efek samping setelah vaksin.


Efek Samping Vaksin

Dengan memberikan vaksin pada anak dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman seperti timbul rasa nyeri atau ruam pada kulit di area suntikan.

Selain itu juga ada yang bereaksi setelah vaksin mengalami demam ringan hingga tinggi, kemerahan, bengkak dan anak menjadi rewel.

Pada umumnya gejala tersebut akan hilang dalam waktu tiga sampai empat hari an walau terkadang dapat berlangsung menjadi lebih lama.

Dalam keadaan yang seperti ini, orang tua dapat melakukan langkah langkah sederhana seperti memberikan obat penurun panas tiap empat jam, mengkompres dengan air hangat, memberikan pakaian yang tipis pada anak serta hindari anak menggunakan selimut.

Dan untuk anak yang masih minum ASI berikan ASI lebih sering lagi. Namun bila tidak kunjung membaik dan semkain bertambah parah segera hubungi dokter untuk penanganan selanjutnya.

Namun ada hal yang perlu ditekankan ialah manfaat pentingnya vaksinasi untuk anak jauh lebih besar dari pada efek samping nya yang mungkin akan terjadi. Walau demikian vaksinasi tidak selalu dapat mencegah penyakit namun dapat meringankan tingkat keparahan suatu penykit.