Hati Hati, Ini Penyakit yang Sering Terjadi Saat Liburan!
Thursday, 30 November 2023
Liburan memang menjadi aktivitas yang ditunggu banyak orang. Bukan tanpa alasan, liburan bisa menjadi ruang untuk beristirahat sejenak dari kesibukan harian yang padat. Tapi bukan berarti ketika liburan jadi abai dengan kesehatan tubuh, ya. Menjaga kesehatan tubuh di kala liburan sama pentingnya dengan hari-hari biasa.
Jika tak menjaga kesehatan dengan baik selama liburan, bisa saja kegiatan yang disusun selama libur jadi berantakan. Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah sakit setelah liburan, masalah ini tentu membuat produktivitas jadi menurun.
Biar lebih waspada, kamu bisa simak apa saja jenis penyakit yang kerap menyerang saat musim liburan datang. Kalau sudah tahu penyebabnya, menghindari berbagai gejalanya pasti lebih mudah, kan?
Penyakit yang Kerap Datang saat Liburan
- 1. Diare
Kalau kamu makan sembarangan dan tidak memperhatikan kebersihan makanan, bisa-bisa kamu kena diare. Diare adalah kondisi ketika kamu buang air melebihi frekuensi normal, yakni lebih dari 3 kali dalam sehari. Selain lebih sering, konsistensi feses yang keluar juga lebih cair.
Selain menjaga kebersihan makanan, kamu juga bisa memilih fasilitas umum yang higienis untuk menghindari tertular penyakit ini. Kalau sudah terlanjur terkena diare, kamu bisa gunakan obat anti diare dan penuhi asupan air yang cukup agar tidak terhidrasi.
2. Mabuk Perjalanan
Kondisi badan yang tidak fit selama liburan bisa menyebabkan mabuk perjalanan. Kalau kamu memang sering mengalami gejalanya, seperti mual, pusing, dan ingin muntah saat naik kendaraan, sebaiknya persiapkan obat anti mabuk agar perjalananmu lebih nyaman.
Kalau kamu gampang mual, cobalah menggunakan Cajuput Habbie. Kandungan minyak kayu putih di dalamnya akan memberikan kehangatan sekaligus melegakan tenggorokkan. Kandungan aromatic oil-nya juga bisa memberikan efek rileks saat mabuk perjalanan.
Baca juga: Tips Travelling di Musim Hujan Bersama Keluarga
3. Demam
Kalau badan sudah capek saat liburan, biasanya tubuh mengalami demam. Tak perlu panik saat mengalami demam, karena demam merupakan mekanisme tubuh untuk melawan kuman. Agar kondisi tak memburuk, kamu bisa makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup.
Jika suhu tubuh sudah diatas 38,5 derajat celcius, kamu juga diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat penurun panas. Apabila demam tak membaik selama 3-4 hari, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan umum agar segera membaik.
4. Alergi
Memang tidak semua orang memiliki alergi, namun alergi jadi salah satu jenis penyakit yang kerap muncul selama liburan. Hal tersebut bisa terjadi karena tubuh secara sengaja atau tidak sengaja bersinggungan dengan penyebab atau faktor pemicu alergi.
Karena itu, kalau kamu punya alergi terhadap makanan tertentu, sebaiknya hindari mengkonsumsi jenis makanan tersebut saat liburan. Hal yang sama kalau alergi terhadap udara dingin atau debu, bawalah obat alergi agar kondisinya tak memburuk selama perjalanan.
5. Radang Tenggorokkan
Infeksi yang terjadi di tenggorokan bisa menyebabkan radang atau rasa tidak nyaman di tenggorokan. Kadang kala radang tenggorokan mengakibatkan pembengkakan, rasa gatal, bahkan diikuti dengan gejala pilek serta batuk.
Radang tenggorokkan bisa terjadi karena ada infeksi yang disebabkan bakteri maupun virus. Kamu bisa mencegah radang tenggorokkan dengan menjaga daya tahan tubuh tetap tinggi selama liburan berlangsung. Kalau sudah terlanjur mengalaminya, konsumsi antibiotik untuk meringankan gejala radang tenggorokkan.
6. Influenza
Penyakit yang rentan terjadi selama liburan, terutama ketika musim pancaroba, adalah influenza. Influenza bisa menular lewat udara, sehingga penyebarannya berlangsung dengan cepat. Langkah terbaik untuk menghindarinya adalah menggunakan masker dan menjaga daya tahan tubuh tetap bagus.
Kalau kamu sudah merasa tubuh demam, pegal-pegal, atau pusing, diikuti dengan gejala bersin dan batuk-batuk, kemungkinan kamu mengalami influenza. Konsumsi suplemen vitamin C, makan makanan yang hangat dan pastikan kamu beristirahat yang cukup agar segera membaik, ya!
Menjaga kesehatan tubuh selama liburan bisa kian mudah dengan Cajuput Habbie. Produk minyak kayu putih dengan kandungan aromatic oil ini bisa menjadi starter pack yang ringkas dan mudah kamu bawa kemana-mana.
Latest Articles
Ada Cerita dalam Aroma Habbie di Scene Personality WILBEX 2026
Habbie menghadirkan pengalaman berbeda bagi para ibu melalui stage activity bertajuk Scent Personality bersama Brand Ambassador Habbie, Stefani Gabriela, dalam gelaran Wilbex Surabaya 2026
Habbie Jaga Tradisi dan Hadirkan Inovasi di Expo WILBEX 2026
Habbie kembali menyapa keluarga Indonesia dalam partisipasinya di Wilbex Surabaya 2026 yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026 di Grand City Convex
Perkuat Kedekatan dengan New Mom, Habbie Hadir di IMOBY Bandung 2026
Habbie menghadirkan rangkaian produk perawatan ibu, bayi, dan anak yang bisa jadi andalan di IMOBY Bandung 2026.
Mengenal Minyak Telon Aromatik Habbie
Kini hadir inovasi minyak telon aromatik yang tidak hanya berfungsi menghangatkan, tapi juga memberikan sensasi wangi yang menenangkan