9 Cara Melatih Anak Berpuasa Sejak Dini
Wednesday, 20 March 2024
Karena usia yang masih muda, anak-anak biasanya masih kesulitan melakukan puasa. Bagi mereka, menahan lapar dan haus selama seharian penuh merupakan hal yang sulit. Sebagai orang tua, Moms bisa ajarkan pemahaman puasa agar kelak mereka tak berat melakukannya.
Umumnya, anak-anak mulai mengenal puasa di usia 3 – 5 tahun. Di usia tersebut, Moms boleh ajak si kecil sahur bersama keluarga, berbuka puasa, atau mengizinkannya berpuasa setengah hari. Agar si kecil konsisten melakukan puasa, simak yuk tips berikut ini!
Berikan Pemahaman Terkait Puasa
Moms bisa ajak bicara si kecil dan berikan pemahaman padanya. Saat menjelaskan, Moms bisa gunakan bahasa yang mudah dipahami agar si kecil tak kebingungan. Moms juga bisa memberikan pengertian bahwa puasa merupakan hal yang wajib dilakukan dan bagaimana tata cara melakukannya.
Ajarkan di Usia yang Tepat
Tentu ada kebanggaan tersendiri bagi orang tua jika anaknya melakukan puasa sejak dini. Tapi kalau belum, jangan paksakan mereka ya Moms. Orang tua disarankan untuk mengajak anak berpuasa ketika usianya di angka 6 – 7 tahun. Moms juga bisa menyesuaikannya dengan kemampuan anak, jika memang umur 4 -5 tahun ingin puasa, sarankan untuk melakukan puasa setengah hari saja.
Berikan Contoh
Kalau Moms ingin si kecil berpuasa, Moms sebaiknya juga melakukan hal yang sama. Anak – anak punya kecenderungan untuk mengikuti apa yang orang tuanya lakukan, jadi menganjurkan mereka berpuasa akan lebih mudah kalau Moms pun melakukannya.
Baca juga: Rekomendasi Aktivitas Bermain Bersama Buah Hati Saat Ramadhan
Lakukan secara Bertahap
Jangan paksa si kecil untuk langsung melakukan puasa penuh seharian. Jika si kecil baru pertama kali melakukannya, ajarkan puasa setengah hari. Makin lama, Moms bisa perpanjang durasinya seperti puasa orang dewasa. Secara perlahan, si kecil akan lebih kuat dan mampu mengikuti puasa setiap tahunnya.
Buat Puasa Terasa Menyenangkan
Banyak alasan mengapa orang tua enggan menyuruh anaknya berpuasa, bisa jadi karena mereka tak mau mengurus anak saat mereka rewel dan lapar. Padahal ada banyak cara yang bisa Moms lakukan untuk membuat aktivitas puasa jadi lebih menyenangkan, misalnya mengajak mereka membuat takjil, ikut mengaji di mushola, atau menuliskan pencapaian puasa.
Berikan Penghargaan
Anak-anak akan lebih senang kalau apa yang mereka lakukan mendapatkan apresiasi. Salah satu cara yang bisa Moms lakukan adalah memberikan penghargaan atas aktivitas puasa yang mereka lakukan. Tak harus setiap hari, Moms bisa berikan hadiah menjelang hari raya Idul Fitri atau setiap minggunya.
Membiasakan Tidur Lebih Awal
Karena anak harus mengikuti sahur, sebaiknya ajak anak untuk tidur lebih awal. Bangun dini hari bukan hal yang mudah untuk anak-anak. Bisa-bisa mereka tak bangun untuk sahur kalau tidurnya terlalu larut. Dengan tidur seawall mungkin, aktifitas si kecil keesokan harinya juga tak akan terganggu.
Baca juga: Ciri Anak Cerdas, Si Kecil Punya Tidak Moms?
Berikan Asupan yang Bergizi
Agar si kecil lebih kuat melakukan puasa, jangan sembarangan memberikan menu sahur. Pilih makanan dengan kandungan gizi yang tinggi, sehingga si kecil tak mudah sakit atau lapar selama berpuasa. Makan makanan yang bergizi juga bisa mencegah si kecil mengalami gangguan pencernaan.
Awasi Kesehatan Si Kecil
Selama puasa, selalu perhatikan bagaimana kondisi kesehatan si kecil. Ada dua hal yang perlu Moms perhatikan, yakni hipoglikemia dan dehidrasi. Kalau memang si kecil memang punya kondisi kesehatan khusus, lakukan konsultasi dengan dokter sebelum menyarankannya berpuasa ya!
Jangan Memaksa
Tips terakhir yang tak boleh lupakan adalah tidak memaksakan si kecil untuk berpuasa. Jika si kecil memang masih kurang nyaman melakukan puasa, Moms tak harus memarahinya. Bersabarlah ketika melatih dan memberikan pemahaman agar si kecil berpuasa, karena akan lebih mudah bagi anak untuk melakukan puasa karena keinginannya sendiri.
Selama berpuasa, Moms bisa perhatikan bagaimana aktivitas si kecil. Sarankan ia agar tidak bermain di bawah terik matahari atau panas-panasan. Setelah menyelesaikan aktifitas hariannya, ajak si kecil untuk beristirahat atau bermain di rumah. Dengan cara ini, si kecil pun tak akan merasa kepayahan ketika melakukan puasa.
Latest Articles
Apakah Aman Parfum Bayi Paling Wangi Digunakan? Ini Alternatifnya!
Jika tujuan utamanya adalah menjaga bayi tetap nyaman sekaligus memiliki aroma lembut, minyak telon bisa menjadi pilihan yang lebih aman
Habbie Wujudkan Komitmen Sosial Lewat Program Zakat yang Penuh Makna
Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Habbie kembali menghadirkan program penyaluran zakat dengan pendekatan yang lebih bermakna dan partisipatif.
Ada Cerita dalam Aroma Habbie di Scene Personality WILBEX 2026
Habbie menghadirkan pengalaman berbeda bagi para ibu melalui stage activity bertajuk Scent Personality bersama Brand Ambassador Habbie, Stefani Gabriela, dalam gelaran Wilbex Surabaya 2026
Habbie Jaga Tradisi dan Hadirkan Inovasi di Expo WILBEX 2026
Habbie kembali menyapa keluarga Indonesia dalam partisipasinya di Wilbex Surabaya 2026 yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026 di Grand City Convex